BISNISMARKET.COM - Kawasan BSD City, Kabupaten Tangerang, kini tengah diramaikan oleh tren kuliner baru yang menarik perhatian banyak orang. Sajian ubi Cilembu yang dipadukan dengan cream cheese menjadi primadona baru di salah satu pusat perbelanjaan setempat.
Fenomena ini terlihat dari antrean panjang pengunjung yang sudah memadati area mal sejak pintu masuk baru saja dibuka. Banyak warga yang rela datang lebih awal demi mencicipi kudapan unik yang sedang hangat diperbincangkan tersebut.
Berdasarkan pantauan pada Jumat (15/5/2026), popularitas camilan ini membuat stok ubi panggang sering kali habis dalam waktu yang sangat singkat. Kecepatan penjualan produk ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap inovasi kuliner tradisional.
"Persediaan ubi panggang yang baru saja selesai diolah habis terjual hanya dalam waktu kurang dari 30 menit karena tingginya permintaan," dilansir dari Detik Health.
"Konsumen didominasi oleh kalangan milenial dan Gen Z yang merasa penasaran setelah melihat unggahan viral di media sosial," dikutip dari Detik Health.
Rasa penasaran tersebut muncul setelah mereka melihat berbagai unggahan menarik mengenai perpaduan ubi Cilembu dan keju. Media sosial terbukti menjadi motor penggerak utama di balik keramaian yang terjadi di BSD City ini.
Para pembeli rela menunggu dalam durasi yang cukup lama untuk mendapatkan satu porsi ubi tersebut. Mereka ingin membuktikan sendiri keunikan rasa yang dihasilkan dari kombinasi ubi tradisional dengan sentuhan keju modern.
Selain dari sisi rasa, ubi Cilembu sendiri dikenal memiliki karakteristik manis alami yang khas saat dipanggang. Penambahan cream cheese memberikan dimensi rasa gurih yang melengkapi kelembutan tekstur ubi tersebut.
Fenomena ini tidak hanya sekadar tren sesaat, tetapi juga menunjukkan bagaimana produk pangan lokal dapat naik kelas melalui inovasi. Ubi Cilembu yang biasanya disajikan sederhana kini tampil lebih mewah dan diminati anak muda.