BISNISMARKET.COM - Perkembangan terkini di Serie A Italia memicu diskusi hangat mengenai ambisi struktural AC Milan menyambut paruh kedua musim ini. Pembahasan ini berpusat pada manuver klub selama jendela transfer pemain periode musim dingin yang telah ditutup.
Seorang jurnalis ternama sekaligus penggemar setia AC Milan, Carlo Pellegatti, angkat bicara mengenai hal ini. Ia menyampaikan pandangannya saat menjadi narasumber di saluran TMW Radio.
Pellegatti mengemukakan evaluasi mendalam mengenai ambisi manajemen klub yang dipimpin oleh pemilik saat ini, Gerry Cardinale. Fokus utamanya adalah pada keputusan yang diambil—atau justru tidak diambil—selama bursa transfer Januari lalu.
Menurut pandangannya, terdapat isu fundamental terkait mentalitas klub saat ini, yang dinilai kurang positif dalam menghadapi persaingan ketat. Ia menyoroti bagaimana label "blok mental" sering digunakan tanpa penjelasan yang memadai.
"Saat ini sedang dibicarakan mengenai blok mental, situasi yang sama sekali tidak positif, tetapi sering kali label ini digunakan untuk menutupi segalanya tanpa benar-benar menjelaskan apa pun," ujar Carlo Pellegatti.
Kritik tajam Pellegatti diarahkan secara spesifik kepada figur pemilik klub, Gerry Cardinale, terkait kurangnya langkah agresif di bursa transfer. Ia mengaitkan hal ini dengan target klub untuk kompetisi besar seperti Liga Champions.
Pellegatti menekankan bahwa klub dengan ambisi tinggi seharusnya mengambil langkah konkret untuk memperkuat skuad demi menjaga daya saing. Salah satu nama yang disorot adalah Donyell Malen dari Borussia Dortmund.
"Sebuah kepemilikan yang ambisius pasti akan merekrut Malen demi bersaing di Liga Champions dan tetap berada di jalur perebutan gelar juara; jika permintaan pelatih untuk profil tertentu ditolak, sinyalnya sangat jelas!" kata Carlo Pellegatti.
Ia menegaskan bahwa penilaiannya ini bukan didasarkan pada preferensi pribadi semata, melainkan sebuah fakta yang terlihat dari kebijakan operasional klub. Hal ini menjadi indikasi penting mengenai arah strategis pemilik saat ini.