JAKARTA, BisnisMarket.com - Bayangkan jika nadi utama yang menghidupi keseluruhan bisnis Anda tiba-tiba direncanakan untuk dilepaskan. Bagaimana nasib usaha ke depannya? Pertanyaan besar itu kini menggema di pasar modal Indonesia, menyusul kabar yang menyebut PT Indika Energy Tbk (INDY) tengah mempertimbangkan untuk melepas kepemilikan di aset batu bara andalannya, PT Kideco Jaya Agung.

Kabar ini langsung memancing perhatian para investor, mengingat Kideco bukan sekadar aset biasa – melainkan tulang punggung yang menjaga kinerja keuangan INDY tetap berjalan. Lantas, apakah rencana itu benar adanya? Dan bagaimana tanggapan resmi perusahaan?

Tidak Ada Komentar Atas Spekulasi Pasar

Menanggapi kabar yang beredar luas, manajemen Indika Energy akhirnya angkat bicara. Dilansir dari Bloomberg Technoz (18/7), Sekretaris Perusahaan Indika Energy, Adi Pramono, menegaskan pihaknya memiliki kebijakan untuk tidak menanggapi informasi yang masih bersifat spekulatif.

"Sehubungan dengan pemberitaan media baru-baru ini mengenai portofolio investasi Indika Energy, perusahaan tidak memberikan komentar atas rumor atau spekulasi pasar," ujar Adi dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (17/7/2026).

Ia menambahkan, Indika Energy tetap berkomitmen menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta mematuhi seluruh ketentuan pasar modal yang berlaku. Setiap informasi penting atau perkembangan yang berdampak besar baru akan disampaikan secara transparan melalui saluran resmi jika keputusan sudah final.

Kideco: Penopang Utama Kinerja INDY

Meski manajemen belum memberikan kepastian, data keuangan menunjukkan betapa krusialnya posisi Kideco bagi Indika Energy. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026, dari total pendapatan konsolidasian sebesar US$493,2 juta, Kideco menyumbang sebesar US$377,4 juta atau sekitar 72,8 persen dari pendapatan kotor keseluruhan.

Bahkan yang lebih mencolok, saat laba bersih konsolidasian Indika Energy tercatat hanya US$7 juta, Kideco justru berhasil membukukan laba bersih sebesar US$42,4 juta. Angka ini membuktikan bahwa keberadaan Kideco menjadi kunci agar kinerja grup perusahaan tetap positif.