BOGOR, BisnisMarket.com— Dalam upaya memperkuat sistem pendidikan dan mempersiapkan berbagai agenda strategis, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar rangkaian rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (10/3/2026).
Rapat yang dimulai sejak siang hingga malam ini melibatkan sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih serta beberapa tokoh penting terkait isu-isu nasional dan internasional.
Salah satu topik utama yang dibahas dalam rapat ini adalah perkembangan pembangunan sepuluh kampus baru yang akan difokuskan pada penguatan pendidikan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).
Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Indonesia dan menghadirkan pengaruh besar dalam menyiapkan generasi masa depan yang siap bersaing di dunia global.
"Indonesia harus menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas dalam bidang teori, tetapi juga terampil dalam teknologi dan rekayasa. Dengan ini, kita akan mampu bersaing di pasar global," ujar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, dalam wawancaranya usai rapat. "Kampus STEM ini menjadi kunci untuk menjawab tantangan era industri 4.0 dan 5.0."
Selain STEM, Prabowo juga memaparkan pentingnya pengembangan bidang kedokteran dengan pendirian kampus baru yang mengedepankan riset dan pengembangan teknologi medis.
Pemerintah mengupayakan peningkatan mutu pendidikan kedokteran di Indonesia agar dapat menyaingi kampus-kampus ternama dunia.
Kerja sama internasional pun akan menjadi bagian integral dari program ini untuk membuka lebih banyak peluang global bagi mahasiswa Indonesia.
Topik lain yang mengemuka dalam rapat adalah program pendidikan untuk mahasiswa Palestina yang telah berjalan sejak 2022 melalui Universitas Pertahanan.