BISNISMARKET.COM - Pasar otomotif bekas di kawasan WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, menunjukkan dinamika yang menarik pada pertengahan April 2026. Meskipun momen Lebaran baru saja berlalu, geliat transaksi di pusat otomotif ini belum sepenuhnya kembali ke level normal seperti periode sebelum tahun 2025.
Kondisi pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh pergeseran minat konsumen, terutama di segmen kendaraan mewah yang mulai mengalami kelesuan. Dilansir dari CNBC Indonesia, para calon pembeli kini cenderung lebih selektif dalam memilih unit, yang berdampak langsung pada perputaran stok di lantai bursa mobil bekas.
"Jika ditanya apakah pasar sudah membaik, jawabannya belum sepenuhnya, khususnya untuk kategori mobil mewah. Meski ada sedikit peningkatan dibandingkan tahun 2025, namun situasinya masih tergolong sepi," ujar Willy, seorang pedagang di WTC Mangga Dua.
"Kami menghadapi tantangan ganda saat ini, yakni kesulitan dalam memasarkan unit yang ada sekaligus sulit mendapatkan stok mobil mewah berkualitas untuk dijual kembali," kata Willy.
Salah satu fenomena yang paling mencolok adalah menurunnya daya tarik Toyota Alphard di pasar sekunder. Hal ini dipicu oleh membanjirnya pilihan mobil listrik (EV) mewah baru dengan harga kompetitif yang mulai menggerus pasar MPV premium konvensional.
"Menjual Alphard sekarang cukup menantang karena banyaknya pesaing baru yang lebih ekonomis, terutama mobil listrik mewah yang kini banyak dibanderol di bawah harga Rp1 miliar," ucap Willy.
Berbeda dengan segmen premium, kendaraan di kelas menengah ke bawah justru menunjukkan tren positif sebagai solusi transportasi terjangkau. Mobil dengan rentang harga Rp100 juta hingga Rp300 juta menjadi incaran utama masyarakat yang mencari nilai fungsionalitas tinggi.
"Kondisi pasar sudah mulai merangkak naik, terutama didorong oleh tingginya permintaan pada segmen mobil murah atau unit keluaran tahun lama yang banyak dicari konsumen," kata Joni, penjual mobil bekas lainnya di lokasi yang sama.
Bagi konsumen yang mencari ketahanan, model lawas seperti Toyota Avanza tahun 2013 hingga 2019 tetap menjadi primadona karena sistem penggerak roda belakangnya yang tangguh. Selain itu, Toyota Innova Reborn juga masih memegang nilai jual yang sangat stabil di pasaran saat ini.