BISNISMARKET.COM - Tiga unit kendaraan milik Immanuel Ebenezer dan keluarganya telah dikembalikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) di Cawang, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026. Pengembalian ini menandai akhir dari proses administrasi terkait barang sitaan negara.

Momen pengembalian aset tersebut dimanfaatkan oleh tim kuasa hukum Immanuel Ebenezer untuk melontarkan kritik tajam terhadap kinerja KPK. Selain itu, mereka juga menyampaikan sebuah pesan politik yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Kuasa hukum Immanuel Ebenezer, Aziz Yanuar, menyatakan bahwa pengembalian kendaraan tersebut menjadi bukti nyata. Ia menegaskan bahwa mobil-mobil yang sebelumnya dikaitkan dengan kliennya ternyata tidak memiliki kaitan sama sekali dengan perkara yang telah diputus oleh pengadilan.

"Alhamdulillah proses pengambilan barang bukti yang memang menjadi hak Pak Immanuel dan keluarganya sudah selesai," ujar Aziz Yanuar. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak KPK atas fasilitasi yang diberikan dalam proses pengembalian ini.

Hal ini menunjukkan bahwa aset yang disita oleh KPK tidak selalu terkait langsung dengan tindak pidana yang sedang diselidiki atau telah diputus. Pengembalian ini mengindikasikan adanya peninjauan kembali terhadap bukti-bukti yang disita.

Pihak Immanuel Ebenezer melalui kuasa hukumnya menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan pandangannya mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK. Mereka menganggap OTT terkadang dapat disalahgunakan sebagai alat untuk melakukan pembunuhan karakter.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak KPK yang telah memfasilitasi proses pengembalian ini," kata Aziz Yanuar kepada awak media di Rupbasan KPK. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya proses administrasi yang berjalan lancar.

Selain itu, tim kuasa hukum juga menitipkan pesan politik yang relevan dengan dinamika pemerintahan saat ini. Pesan ini secara khusus ditujukan kepada Presiden terpilih, Prabowo Subianto, terkait dengan isu-isu keadilan dan penegakan hukum.

Pengembalian barang sitaan ini menjadi sorotan publik dan memunculkan diskusi mengenai independensi serta efektivitas lembaga antirasuah dalam menjalankan tugasnya. Immanuel Ebenezer sendiri sebelumnya menjabat sebagai Wakil