JAKARTA, BisnisMarket.com - Bayangkan jika surat utang negara kita mendapatkan nilai sempurna dari lembaga penilai terpercaya di pasar keuangan terbesar kedua di dunia. Ini bukan sekadar impian, melainkan kenyataan yang baru saja diraih pemerintah Indonesia!

Surat utang berdenominasi Yuan yang dikenal sebagai Panda Bond resmi mendapatkan peringkat tertinggi AAA stabil dari lembaga pemeringkat China Lianhei Credit Rating pada awal Juli 2026. Pencapaian ini membuka jalan luas bagi Indonesia untuk mengamankan pendanaan besar sekaligus memperkuat posisi ekonomi negara di mata dunia.

Penerbitan Resmi Siap Dilaksanakan 23 Juli

Pemerintah berencana meluncurkan Panda Bond ini pada tanggal 23 Juli 2026 dengan target emisi sebesar 1 miliar Dolar Amerika Serikat, setara dengan Rp17,8 triliun berdasarkan kurs saat ini yaitu 1 Dolar AS sama dengan Rp17.893.

Dilansir dari Bloomberg Technoz (21/7), Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan: “Kita [Panda Bonds] keluar reportnya, [Lianhei] memberikan rating AAA stable, jadi AAA itu yang paling tinggi.”

Penerbitan ini awalnya direncanakan pada awal Juli, namun ditunda ke akhir bulan untuk mengakomodasi tingginya minat dari investor besar di China. Peran utama sebagai penjamin emisi utama dipegang oleh Bank Of China, didukung sejumlah lembaga keuangan raksasa seperti ICBC, CITIC, CICC, dan DPS sebagai pengelola buku bersama, serta Bank Pertanian China, Bank Konstruksi China, dan lainnya sebagai pengelola bersama.

Mengapa Bisa Raih Nilai Tertinggi AAA?

Peringkat istimewa ini tidak diberikan begitu saja. Lembaga pemeringkat China menilai Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang sangat kokoh, menjadi ekonomi terbesar di Asia Tenggara, serta memiliki ketahanan yang kuat terhadap guncangan ekonomi dari luar negeri.

Dari sudut pandang ekonomi bisnis, menurut analisis Pusat Studi Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, peringkat AAA menunjukkan risiko gagal bayar yang sangat rendah. Hal ini membuat surat utang Indonesia menjadi pilihan investasi yang sangat menarik bagi investor di China yang mencari aset aman dengan imbal hasil menjanjikan.