BISNISMARKET.COM - Kepolisian Resor Bogor meningkatkan intensitas pengawasan terhadap volume kendaraan yang kembali ke Ibu Kota pasca libur panjang Lebaran. Fokus utama pengawasan diarahkan pada jalur-jalur alternatif yang kerap menjadi titik rawan kemacetan.
Salah satu area yang menjadi sorotan utama adalah Jalan Alternatif Cibubur, khususnya yang melintasi wilayah Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Peningkatan volume kendaraan menunjukkan bahwa masyarakat mulai kembali dari periode liburan.
Untuk memastikan pemetaan situasi lalu lintas berjalan akurat dan terkini, petugas memilih pendekatan pemantauan dari udara. Metode ini dinilai lebih efektif dalam mendeteksi hambatan secara cepat.
Teknologi nirawak atau drone dikerahkan secara aktif untuk memetakan kondisi jalan raya dari ketinggian tertentu. Hal ini memungkinkan analisis pola pergerakan kendaraan yang lebih komprehensif.
Penggunaan drone ini bertujuan untuk mendapatkan data lapangan yang valid dan segera dapat ditindaklanjuti oleh petugas yang berada di darat. Teknologi ini menjadi pelengkap sistem pengamanan arus balik tahun ini.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, membenarkan penggunaan perangkat canggih tersebut dalam operasi pemantauan arus balik. Ia menekankan pentingnya mendapatkan informasi real-time.
"Untuk memastikan akurasi data di lapangan, petugas bahkan menerjunkan unit drone guna memantau titik hambat secara real-time dari udara," kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, Rabu (25/3/2026).
Data visual yang ditangkap drone membantu petugas mengidentifikasi lokasi penumpukan kendaraan sebelum volume kepadatan bertambah signifikan. Langkah proaktif ini diambil untuk mengurai potensi kemacetan panjang.
Jika terdeteksi adanya perlambatan signifikan, tim di lapangan dapat segera melakukan rekayasa lalu lintas sesuai arahan dari pemantauan udara tersebut. Operasi ini berlangsung efektif di tengah ramainya lalu lintas.