BISNISMARKET.COM - Suasana mistis menyelimuti kota tua Goiás Velho, Brasil, pada Kamis (2/3/2026), saat umat Katolik melaksanakan Prosesi Fogaréu. Ritual Pekan Suci ini secara dramatis menggambarkan momen krusial dalam kisah sengsara Yesus Kristus, yakni proses pengejaran dan penangkapan-Nya.

Puluhan partisipan yang dikenal sebagai farricocos menjadi pusat perhatian dalam prosesi tengah malam tersebut. Mereka mengenakan jubah panjang dengan warna-warni mencolok dan tudung kerucut yang menutup wajah mereka sepenuhnya.

Para farricocos ini berjalan kaki menyusuri jalanan bersejarah Goiás Velho sambil membawa obor yang menyala terang. Aksi ini merupakan penghormatan terhadap tradisi abad pertengahan yang merefleksikan peristiwa penangkapan Yesus Kristus.

Dilansir dari Wikipedia, tradisi Fogaréu ini memiliki akar sejarah yang kuat di wilayah tersebut. Pastor asal Spanyol bernama Perestelo de Vasconcelos disebutkan pertama kali memperkenalkan tradisi ini pada tahun 1745.

Sejak diperkenalkan, prosesi ini terus dilestarikan secara turun-temurun dan kini menjadi elemen tak terpisahkan dalam perayaan Pekan Suci di kawasan Goiás. Tradisi ini menunjukkan komitmen mendalam masyarakat setempat terhadap warisan rohaninya.

Sebanyak 40 farricocos ambil bagian dalam persembahan dramatis ini, mengenakan kostum khusus yang melambangkan pasukan Romawi yang bertugas mencari keberadaan Yesus. Kehadiran mereka menciptakan narasi visual yang menegangkan.

Rute yang ditempuh prosesi ini sarat akan simbolisme keagamaan, dimulai dari Museum Seni Suci Boa Morte. Perjalanan ini dirancang untuk mereplikasi tahapan peristiwa penting sebelum penyaliban Yesus.

Prosesi tersebut kemudian bergerak menuju empat gereja berbeda di kota itu. Rute ini secara metaforis melambangkan perjalanan dari Perjamuan Terakhir, penangkapan di Taman Getsemani, hingga penderitaan yang dialami Yesus selanjutnya.

Suasana semakin intens ketika seluruh lampu penerangan kota dipadamkan total. Hanya cahaya dari obor yang dibawa para peserta yang menerangi kegelapan malam, menambah kedalaman visual pada ritual tersebut.