BISNISMARKET.COM - Keluarga penyanyi ternama Keisya Levronka telah mengambil langkah tegas dengan menempuh jalur hukum. Gugatan resmi ini ditujukan kepada pihak Universitas Tarumanagara (Untar) beserta entitas Yayasan Tarumanagara.
Keputusan ini diambil sebagai respons atas insiden serius yang menimpa adik Keisya, yang diketahui bernama Lexi, pada tahun 2024. Insiden ini menjadi titik fokus utama dalam gugatan perdata yang kini bergulir di pengadilan.
Insiden yang menjadi dasar gugatan tersebut terjadi sekitar dua tahun silam. Saat itu, Lexi mengalami kecelakaan fatal ketika sedang berpartisipasi dalam salah satu kegiatan organisasi kemahasiswaan di kampus.
Kecelakaan yang dialami Lexi melibatkan jatuhnya korban dari ketinggian yang cukup signifikan. Secara spesifik, peristiwa nahas tersebut terjadi saat Lexi terjatuh dari lantai enam salah satu gedung di lingkungan Universitas Tarumanagara.
Gugatan hukum perdata yang diajukan oleh pihak keluarga Keisya Levronka ini telah secara resmi didaftarkan. Proses hukum ini bertujuan untuk mencari keadilan dan pertanggungjawaban atas peristiwa yang menimpa anggota keluarga mereka.
Pihak Pengadilan Negeri Jakarta Barat kini telah menerima dan mulai memproses gugatan yang diajukan tersebut. Hal ini menandai dimulainya rangkaian persidangan untuk mengurai benang kusut kasus ini.
Jadwal persidangan perdana untuk kasus ini telah ditetapkan. Proses awal persidangan tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Rabu, 1 Juli 2026 mendatang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, disebutkan bahwa gugatan ini secara resmi diajukan oleh keluarga penyanyi Keisya Levronka terhadap pihak Universitas Tarumanagara (Untar) beserta Yayasan Tarumanagara. Informasi ini mengonfirmasi dimulainya proses litigasi terkait insiden yang menimpa adik Keisya, Lexi, pada tahun 2024.
"Gugatan perdata yang diajukan oleh pihak keluarga ini telah mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat," demikian informasi yang disampaikan mengenai perkembangan kasus ini. Proses persidangan perdana sendiri dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 1 Juli 2026 mendatang.