BISNISMARKET.COM - Sore hari menjelang waktu berbuka puasa pada Kamis (12/3/2026) menjadi momok bagi para pengguna jalan tol di wilayah Jakarta. Sejumlah ruas tol utama tercatat mengalami kemacetan signifikan, membuat perjalanan terasa lebih lambat dari biasanya.

Peningkatan volume kendaraan yang melintas menjadi faktor utama pemicu kemacetan yang mulai terasa sejak sore hari tersebut. Kondisi ini diperparah oleh waktu yang bertepatan dengan puncak aktivitas pulang kerja dan persiapan berbuka puasa.

PT Jasa Marga, sebagai operator tol, memberikan keterangan resmi mengenai situasi lalu lintas yang terjadi di kawasan tersebut. Kepadatan volume kendaraan ini menjadi perhatian khusus bagi otoritas pengelola jalan tol ibu kota.

Kepadatan tidak hanya terjadi di dalam ruas tol, namun juga dipengaruhi oleh titik-titik pertemuan arus kendaraan. Pertemuan arus ini biasanya terjadi antara lalu lintas tol dengan kendaraan yang berasal dari jalan arteri atau jalan raya non-tol.

Pihak Jasa Marga secara spesifik mengidentifikasi beberapa ruas yang mengalami perlambatan signifikan di Tol Dalam Kota Jakarta. Informasi ini disampaikan melalui kanal komunikasi resmi mereka untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

Salah satu titik kritis yang dilaporkan adalah segmen antara Kapuk KM 21 menuju Pluit KM 19, yang mengalami kepadatan mengarah ke Ancol. Hal ini menunjukkan adanya hambatan pada jalur menuju sisi utara Jakarta.

Selain itu, kemacetan juga terjadi pada ruas Tomang KM 14 hingga titik keluar Semanggi/Mampang KM 08+800. Kepadatan di segmen ini dikonfirmasi disebabkan oleh tingginya volume lalu lintas yang bertemu dengan pergerakan dari jalan arteri.

Mengenai kondisi tersebut, manajemen lalu lintas menyampaikan bahwa terjadi kepadatan volume kendaraan dari Kapuk KM 21 hingga Pluit KM 19 dengan arah menuju Ancol, "ujar Jasamarga lewat X @PTJASAMARGA, Kamis (12/3/2026)."

Lebih lanjut, operator tol juga menekankan adanya perlambatan parah di jalur lain, "Tomang KM 14 - Keluar Semanggi/Mampang KM 08+800 PADAT, kepadatan volume lalin di jalan arteri," kata Jasamarga lewat X @PTJASAMARGA, Kamis (12/3/2026)."