ISFAHAN, BisnisMarket.com – Eskalasi konflik antara Teheran dan Washington mencapai titik didih baru pada Minggu (5/4/2026). Militer Iran mengeklaim telah menggagalkan operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) tempur Amerika Serikat yang mencoba mengevakuasi pilot jet tempur F-15E yang jatuh di wilayah mereka. Teheran menyebut insiden ini sebagai "kekalahan memalukan" bagi pemerintahan Donald Trump.
Kronologi Kegagalan Operasi
Menurut pernyataan resmi dari Markas Pusat Khatam al-Anbiya, pasukan dirgantara dan unit darat Iran berhasil mengadang armada penyelamat AS di wilayah Provinsi Isfahan. Iran mengeklaim telah menghancurkan sedikitnya tiga pesawat Amerika, termasuk satu pesawat angkut Hercules C-130 dan dua helikopter Black Hawk, yang mencoba menyusup ke wilayah udara mereka untuk menjemput awak pesawat yang jatuh sejak Jumat (3/4).
Media pemerintah Iran (IRIB) menyiarkan rekaman video yang menunjukkan puing-puing hangus di kawasan gurun yang diklaim sebagai lokasi jatuhnya pesawat evakuasi tersebut. "Upaya putus asa Amerika untuk menyelamatkan pilot mereka berakhir dengan kehancuran armada tambahan," ujar juru bicara militer Iran.
Klaim Berlawanan dari Gedung Putih
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump memberikan narasi berbeda melalui platform media sosialnya. Trump menyatakan bahwa operasi tersebut berhasil dan sang pilot telah ditemukan dalam kondisi "Selamat dan Sehat".
Namun, laporan dari media internal AS seperti The New York Times mengonfirmasi adanya kerugian materiil yang signifikan. Pejabat militer AS mengakui bahwa dua pesawat angkut terpaksa dihancurkan sendiri oleh pasukan komando (scuttled) di lokasi pendaratan darurat untuk mencegah teknologi sensitif jatuh ke tangan Iran setelah mengalami kendala teknis dan serangan dari darat.
Dampak Regional dan Global
Kegagalan evakuasi yang mulus ini memberikan kemenangan propaganda bagi Iran di tengah perang yang telah berlangsung selama enam minggu. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menyindir bahwa narasi AS telah berubah dari "penggulingan rezim" menjadi sekadar "perburuan pilot".