BISNISMARKET.COM - Ketegangan geopolitik kembali memuncak setelah Ibu Kota Iran, Teheran, menjadi sasaran serangan udara yang terjadi pada Sabtu dini hari. Serangan mendadak ini dilaporkan menghantam beberapa titik penting di wilayah metropolitan tersebut.

Salah satu target utama dari serangan udara yang belum terkonfirmasi ini adalah Bandara Internasional Mehrabad, fasilitas penerbangan krusial di jantung kota Teheran. Insiden ini segera memicu kekhawatiran internasional mengenai eskalasi konflik di kawasan tersebut.

Sebuah rekaman video yang kemudian diverifikasi peredarannya di berbagai platform media sosial menunjukkan kondisi Bandara Mehrabad yang tengah dilalap api. CNN berhasil melacak dan mengonfirmasi lokasi video tersebut, memperkuat laporan awal mengenai insiden di bandara.

"Sebuah video yang beredar di media sosial dan dilacak lokasinya oleh CNN menunjukkan Bandara Mehrabad Teheran terbakar setelah serangan tersebut," demikian informasi yang didapatkan dari analisis media asing tersebut.

Media resmi yang dikelola oleh pemerintah Iran turut mengonfirmasi adanya insiden ledakan dan kebakaran yang terjadi pada pagi hari tersebut. Laporan awal ini menekankan bahwa serangan tersebut menimbulkan dampak signifikan di ibu kota.

Lebih lanjut, stasiun televisi pemerintah Iran memberikan gambaran situasi di lapangan kepada publik domestik. Mereka melaporkan bahwa dampak serangan tidak hanya terpusat pada satu lokasi saja.

"Ledakan terdengar dan asap terlihat di bagian timur dan barat Teheran," demikian disebutkan oleh stasiun televisi pemerintah Iran mengenai meluasnya dampak serangan udara tersebut.

Kondisi ini jelas menunjukkan bahwa serangan tersebut memiliki jangkauan yang cukup luas di sekitar wilayah Teheran, meningkatkan kewaspadaan publik dan aparat keamanan setempat.

Kejadian pada Sabtu, 7 Maret 2026 ini menjadi sorotan utama media global, mengingat posisi strategis Teheran dalam peta politik Timur Tengah saat ini.