BISNIS MARKET- Cuaca ekstrem terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Ha ini dipicu oleh adanya bibit Siklon 96S yang dideteksi oleh BMKG.

Menurut catatan BMKG, bibit siklon tropis 96S terbentuk di Samudra Hindia sebelah selatan NTB yang berpotensi memicu cuaca ekstrem. 

Untuk diketahui bahwa Bibit Siklon 96S adalah gangguan cuaca yang saat ini tengah dipantau intensif oleh BMKG (per akhir Desember 2025). 

Selanjutnya bibit Siklon 96S ini terbentuk di Samudra Hindia, tepatnya di sebelah selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Adapun karakteristik dan posisi badai Bibit Siklon 96S berada di Samudra Hindia selatan NTT/NTB.

Bibit Siklon 96S dengan Intensitas memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 15–20 knot (28–37 km/jam) dengan tekanan udara minimum sekitar 1003 hPa.

Menurut analisis BMKG pada 27 Desember 2025, potensi bibit Siklon 96S ini untuk berkembang menjadi siklon tropis penuh dalam 24-72 jam ke depan berada pada kategori Sedang.

Sementara pergerakan dari Bibit Siklon 96S ini cenderung bergerak perlahan ke arah Barat hingga Barat Daya, menjauhi daratan Indonesia.

Beberapa wilayah yang diprediksi terdampak bibit siklon tropis 96S: