BISNISMARKET.COM - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, melakukan kunjungan resmi di ibu kota untuk menemui Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia. Pertemuan penting ini dilaksanakan di Jakarta dengan agenda utama mempererat hubungan bilateral dan membahas isu-isu strategis kawasan.
Dalam audiensi tersebut, fokus utama percakapan beralih pada situasi geopolitik yang sedang memanas di Timur Tengah. Gubernur Sulsel secara eksplisit menyampaikan harapan besar agar gejolak dan perang di kawasan tersebut dapat segera menemukan titik akhir yang damai.
Kunjungan ini juga dimaksudkan sebagai sarana silaturahmi formal antara pemimpin daerah Indonesia dengan perwakilan diplomatik negara sahabat. Selain itu, keamanan dan stabilitas Kerajaan Arab Saudi menjadi topik pembicaraan yang disorot secara khusus oleh rombongan Sulsel.
Andi Sudirman menekankan bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah saat ini telah menjadi perhatian serius bagi komunitas internasional. Ia memandang bahwa peperangan, terlepas dari pihak mana pun, pada akhirnya hanya akan menghasilkan kerugian yang signifikan bagi semua pihak yang terlibat.
Mengenai pertemuan tersebut, Andi Sudirman memberikan keterangan resmi mengenai substansi pembicaraan yang berlangsung. "Kami melakukan kunjungan silaturahmi dengan Dubes Arab Saudi YM Faisal Abdullah Al Amoudi dan sempat membahas perang Timur Tengah," kata Andi, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/3/2026).
Kunjungan ini bukan sekadar basa-basi diplomatik, melainkan momentum strategis untuk menyampaikan pandangan Indonesia, khususnya dari perspektif daerah, mengenai pentingnya perdamaian regional. Hal ini menunjukkan peran aktif pemerintah daerah dalam isu-isu kemanusiaan global.
Pertemuan antara Gubernur Sulsel dan Duta Besar Faisal Abdullah Al Amoudi ini juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan antara Sulawesi Selatan dengan Arab Saudi di berbagai sektor lainnya. Walaupun fokus utamanya adalah isu konflik, sinergi kerja sama tetap menjadi agenda penting.
Lebih lanjut, harapan Gubernur Sulsel agar keamanan Arab Saudi tetap terjaga menunjukkan adanya dukungan moral dan politik dari Sulawesi Selatan terhadap stabilitas negara mitra penting tersebut, dilansir dari sumber berita terkait pertemuan tersebut.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (12/3/2026) ini diharapkan dapat menjadi catatan positif dalam diplomasi informal Indonesia, menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang konsen terhadap upaya meredakan ketegangan global.