BISNISMARKET.COM - Industri penerbangan global kini tengah menghadapi tantangan berat seiring dengan meningkatnya ketegangan geopolitik yang memicu lonjakan harga minyak mentah. Kondisi ini memaksa sejumlah maskapai besar di Amerika Serikat untuk mengambil langkah drastis dengan menaikkan biaya layanan bagasi guna menjaga stabilitas finansial mereka.
United Airlines secara resmi mengumumkan kenaikan biaya bagasi tercatat sebesar US$10 atau setara Rp16.977 mulai Kamis (2/4/2025). Kebijakan ini menjadikan United Airlines sebagai maskapai kedua di Amerika Serikat yang menaikkan tarif dalam kurun waktu kurang dari satu pekan.
"United menaikkan biaya bagasi tercatat pertama dan kedua sebesar US$10 untuk pelanggan yang bepergian di AS, Meksiko, Kanada, dan Amerika Latin mulai dari tiket yang dibeli Jumat, 3 April," kata pihak maskapai tersebut sebagaimana dilansir dari CNBC Internasional.
Berdasarkan skema tarif baru, penumpang United Airlines akan dikenakan biaya sebesar US$45 atau sekitar Rp764.000 untuk bagasi pertama pada penerbangan domestik jika dibayar di muka. Namun, biaya tersebut akan membengkak menjadi US$50 atau Rp848.889 apabila pembayaran dilakukan dalam kurun waktu 24 jam sebelum jadwal keberangkatan.
Langkah ini diambil sebagai respons atas melambungnya pengeluaran untuk bahan bakar pesawat yang menjadi beban biaya terbesar kedua setelah sektor tenaga kerja. Sebelumnya, United Airlines tercatat terakhir kali melakukan penyesuaian tarif bagasi serupa pada tahun 2024 demi menutupi kenaikan harga avtur yang kian membebani operasional.
Tidak hanya United Airlines, maskapai JetBlue Airways juga telah lebih dulu mengambil langkah serupa pada hari Senin sebelumnya. JetBlue menaikkan biaya bagasi terdaftar dengan rentang kenaikan antara US$4 atau Rp67.911 hingga US$9 atau Rp152.800 per tas, tergantung pada waktu pemesanan tiket oleh pelanggan.
Meskipun tarif umum mengalami kenaikan, pihak maskapai tetap memberikan sejumlah pengecualian bagi kelompok pelanggan tertentu. Pemegang kartu kredit khusus maskapai, anggota loyalitas dengan status elite, serta penumpang kelas satu biasanya masih mendapatkan fasilitas bagasi terdaftar tanpa biaya tambahan sebagai bagian dari keuntungan layanan premium.
"Pemegang kartu kredit United Chase, anggota MileagePlus Premier, anggota militer aktif, dan pelanggan yang bepergian di kabin premium masih dapat memeriksa bagasi secara gratis, dan pelanggan di sebagian besar pasar masih akan menikmati diskon US$5 atau Rp85.855 jika mereka membayar di muka untuk bagasi mereka secara online 24 jam sebelum penerbangan mereka," ujar pihak United.
Data dari Argus yang diterbitkan oleh Airlines for America menunjukkan bahwa harga bahan bakar di pusat-pusat utama seperti Chicago dan New York mencapai rata-rata US$4,56 per galon atau Rp77.418 pada Rabu (1/4/2026). Angka ini mencerminkan lonjakan luar biasa lebih dari 82% sejak pecahnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran pada akhir Februari lalu.