BISNISMARKET.COM - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara terbuka menyampaikan penilaian keras mengenai eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Ia menegaskan bahwa upaya perang yang dilancarkan kedua negara tersebut terhadap Republik Islam Iran telah menemui kegagalan mutlak.
Pernyataan tegas ini menggarisbawahi ketidakpuasan Teheran terhadap dinamika geopolitik yang sedang berlangsung di kawasan tersebut. Menurut pandangan Iran, strategi yang diterapkan oleh Washington dan Tel Aviv tidak memberikan hasil yang diharapkan.
Araghchi menyoroti bahwa upaya awal yang mereka lakukan telah mentok dan tidak membuahkan hasil sesuai target yang ditetapkan oleh pihak lawan. Hal ini mendorong adanya perubahan taktik dalam pendekatan mereka terhadap Iran.
"Rencana A gagal, dan sekarang mereka mencoba rencana lain, tetapi semuanya juga gagal," kata Araghchi, dilansir Al Ajazeera, Selasa (10/3/2026).
Kutipan langsung dari diplomat senior Iran ini menekankan bahwa serangkaian manuver politik maupun militer yang disusun telah terbukti tidak efektif dalam jangka waktu yang ditentukan. Kegagalan berulang ini menjadi poin utama dalam evaluasi Iran.
Lebih lanjut, ia mengkritik kurangnya visi jangka panjang yang dimiliki oleh kedua negara adidaya tersebut dalam menghadapi isu Republik Islam Iran. Kondisi ini dinilai menjadi akar permasalahan dalam setiap tindakan mereka.
Ia menambahkan bahwa AS dan Israel tidak memiliki tujuan akhir, dan karena itu melancarkan serangan tanpa pandang bulu terhadap daerah permukiman. Penekanan diberikan pada sifat serangan yang dianggap tidak terarah dan membabi buta.
Tindakan melancarkan serangan yang tidak pandang bulu terhadap kawasan sipil menjadi indikasi bagi Iran bahwa strategi mereka didasarkan pada kepanikan, bukan perhitungan matang. Iran melihat ini sebagai kelemahan fundamental dalam operasi mereka.
Perkembangan ini, yang disampaikan pada Selasa (10/3/2026) tersebut, memberikan sinyal jelas bahwa Iran merasa berada dalam posisi yang kuat dalam menghadapi tekanan internasional yang dimotori oleh AS dan Israel.