BISNISMARKET.COM - Sebuah agenda kunjungan diplomatik khusus dilakukan oleh perwakilan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Portugal baru-baru ini ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang. Kunjungan ini bertujuan untuk memverifikasi secara langsung kondisi terkini dua warga negara Portugal yang tengah menjalani masa pidana di fasilitas tersebut.

Delegasi yang hadir dipimpin langsung oleh DCOM sekaligus Kepala Konsuler Kedubes Portugal. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian serius dari pemerintah Portugal terhadap nasib warganya di luar negeri, khususnya yang berhadapan dengan sistem peradilan Indonesia.

Momen penting ini terealisasi pada hari Kamis, tepatnya tanggal 26 Maret. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan rutin yang dilakukan oleh perwakilan asing terhadap warga negaranya yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan di Indonesia.

Fokus utama dari pertemuan tersebut adalah interaksi langsung dengan kedua narapidana dimaksud. Mereka diketahui memiliki inisial RPAV dan FMGDS, yang saat ini tengah menjalani hukuman sesuai putusan pengadilan.

Kepala Konsuler Kedubes Portugal, Luis Filipe Baptista da Cunha, secara pribadi meluangkan waktu untuk berdialog dengan kedua anak buah negaranya tersebut. Interaksi tatap muka ini krusial untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai pemenuhan hak-hak mereka.

"DCOM dan Kepala Konsuler Kedubes Portugal, Luis Filipe Baptista da Cunha, datang untuk bertemu dengan dua warga negara Portugal menjalani masa pidana," demikian keterangan yang didapat dilansir dari sumber terkait kunjungan tersebut.

Luis Filipe Baptista da Cunha dilaporkan meluangkan waktu untuk berbicara secara personal dengan RPAV dan FMGDS. Hal ini memastikan bahwa narapidana tersebut mendapatkan perlakuan sesuai standar hak asasi manusia dan peraturan yang berlaku.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan memastikan bahwa segala aspek pelayanan di Lapas Tangerang, mulai dari kesehatan hingga hak kunjungan, telah terpenuhi bagi kedua warga negara Portugal tersebut.

Pihak Lapas Kelas I Tangerang sendiri telah menyambut baik kunjungan diplomatik ini sebagai bentuk transparansi dan kerjasama antarlembaga dalam konteks hubungan internasional.