BISNISMARKET.COM - Kepolisian Resor Bogor mengambil langkah antisipatif dengan memberlakukan sistem rekayasa lalu lintas berupa skema satu arah atau one way di sepanjang Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. Keputusan ini diambil menyusul peningkatan signifikan volume kendaraan yang terpantau sejak pagi hari Senin.
Sistem one way tersebut difokuskan untuk mengurai kepadatan, dengan prioritas mengarahkan seluruh arus kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan wisata Puncak. Langkah ini menunjukkan kesiapan petugas dalam mengelola puncak arus balik dan wisatawan pasca-Lebaran.
Peningkatan signifikan jumlah kendaraan ini terkonfirmasi oleh pihak kepolisian setempat. Hal ini menandakan bahwa momentum libur panjang Idulfitri masih dimanfaatkan banyak warga untuk berwisata ke area pegunungan tersebut.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, memberikan keterangan resmi mengenai situasi terkini di jalur utama tersebut. Ia menyoroti adanya lonjakan tajam dibandingkan dengan hari sebelumnya.
"Di hari ketiga Idulfitri ini terjadi peningkatan arus lalu lintas bagi pengendara yang ingin melaksanakan wisata ke jalur Puncak," kata Afif Widhi Ananto.
Pernyataan ini menggarisbawahi bahwa tren pergerakan masyarakat menuju Puncak justru semakin massif pada hari ketiga perayaan hari raya.
Lebih lanjut, Iptu Afif Widhi Ananto membandingkan data volume kendaraan per jam. Ia secara spesifik menyebutkan adanya pertambahan volume yang cukup signifikan dalam periode waktu tertentu.
"Dibandingkan dengan hari kedua kemarin, peningkatan arus kendaraan per jam 08.00 WIB meningkat sekitar 1.000 kendaraan," ujar Iptu Afif Widhi Ananto.
Data ini, yang disampaikan pada Senin (23/3/2026), menjadi dasar kuat bagi kepolisian untuk mengambil kebijakan tegas berupa penerapan one way demi menjaga keselamatan dan kelancaran mobilitas. Secara keseluruhan, diperkirakan sekitar 7.000 kendaraan telah bergerak menuju puncak saat rekayasa lalu lintas ini dimulai.