BISNISMARKET.COM - Tercatat lonjakan signifikan pada volume kendaraan yang melintasi Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, pasca perayaan Idul Fitri. Data terbaru menunjukkan bahwa pada momen H+2 Lebaran, total pergerakan kendaraan mencapai angka fantastis.

Angka tersebut merupakan akumulasi pergerakan kendaraan, baik yang menuju kawasan wisata maupun yang melakukan perjalanan arus balik menuju Jakarta dan sekitarnya. Jumlah ini menjadi indikator utama kepadatan lalu lintas pasca libur panjang.

Secara spesifik, total akumulasi kendaraan yang tercatat melintas di jalur Puncak mencapai angka 89.000 unit. Jumlah ini mencakup semua jenis kendaraan roda empat yang memanfaatkan akses utama menuju dan keluar dari wilayah tersebut.

KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, memberikan konfirmasi mengenai tingginya volume kendaraan yang terpantau hari itu. Data ini menjadi titik tertinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya selama periode libur Lebaran.

"Untuk dibandingkan dengan dua hari sebelumnya, baik itu di hari Sabtu maupun di hari Minggu, memang sesuai dengan data sampai dengan pukul 22.00 WIB tertinggi," kata Ardian.

Ia menambahkan bahwa rekor tertinggi tersebut tercatat dalam rentang waktu yang telah ditetapkan oleh petugas di lapangan. Pengawasan ketat dilakukan untuk mengurai kemacetan yang berpotensi terjadi akibat volume tersebut.

"Tertinggi dalam artian sudah mencapai 89.000 kendaraan roda empat, baik yang naik maupun yang turun dari kawasan wisata Puncak," ujar Ardian.

Data volume kendaraan ini dikumpulkan dan dihitung secara sistematis mulai dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB pada hari H+2 Lebaran tersebut. Informasi ini disampaikan oleh Ardian saat memberikan keterangan pada Selasa (24/3/2026).

Perhitungan ini penting bagi pihak kepolisian untuk melakukan evaluasi terhadap rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama periode libur panjang Idul Fitri, dilansir dari sumber terkait.