JAKARTA, BisnisMarket.com – Platform perdagangan aset kripto terkemuka di Indonesia, Tokocrypto, secara resmi meluncurkan produk Tokenized Stocks setelah sebelumnya melalui uji coba terbatas (soft launch) pada 23 Juni 2026. Produk baru ini diklaim akan memperluas akses investasi masyarakat Indonesia terhadap saham perusahaan global terkemuka, termasuk SpaceX, Micron, hingga Nvidia.

Tokenized Stocks atau tokenisasi aset merupakan aset digital berbasis blockchain yang mengintegrasikan investasi saham dengan fleksibilitas transaksi on-chain. Berbeda dengan perdagangan saham konvensional yang memiliki batasan jam operasional bursa, produk tokenisasi ini dapat diakses sepanjang waktu, mengikuti karakteristik pasar aset digital. Inovasi ini juga diharapkan dapat mendiversifikasi pilihan aset investasi bagi masyarakat.

Peluncuran ini sejalan dengan tren global tokenisasi aset yang terus meningkat. Menurut laporan Citi Institute dalam "Tokenization 2030: Wall Street On-Chain" (2026), nilai pasar tokenized stocks dunia diproyeksikan akan tumbuh dari US$17 miliar menjadi US$5,5 triliun pada tahun 2030. Pertumbuhan ini didorong oleh keunggulan teknologi blockchain yang mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi transaksi keuangan, sebagaimana disorot oleh World Economic Forum (WEF) dalam laporannya tahun 2025.

Salah satu keunggulan utama tokenisasi adalah kemampuannya memecah aset bernilai tinggi menjadi unit digital yang lebih kecil, sehingga membuka peluang investasi yang lebih inklusif.

Transparansi dan Mekanisme Jaminan

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyatakan bahwa peluncuran tokenized stocks menandai babak baru bagi aset digital, yang kini tidak hanya berfokus pada kripto tetapi juga aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) yang terintegrasi ke ekosistem blockchain.

"Di Tokocrypto, kami membuka akses bagi investor Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga saham global yang selama ini sulit diakses. Tujuan kami adalah memperluas akses keuangan melalui teknologi, didukung edukasi dan infrastruktur yang jelas," ujar Calvin dalam keterangan resminya.

Produk tokenized stocks Tokocrypto menggunakan sistem verifikasi on-chain 1:1 Proof-of-Collateral. Sistem ini memungkinkan pengguna memeriksa jumlah aset digital yang disimpan sebagai jaminan dalam dompet digital. Calvin menambahkan, melalui teknologi ini, Tokocrypto berupaya menjembatani keuangan tradisional dengan teknologi blockchain untuk pasar modal internasional.

Saat ini, Tokocrypto menyediakan enam aset tokenisasi yang merepresentasikan perusahaan global di berbagai sektor, termasuk kecerdasan buatan (AI), kendaraan listrik (EV), dan luar angkasa. Aset tersebut meliputi SpaceX (SPCXB), Micron (MUB), SanDisk (SNDKB), Circle (CRCLB), Nvidia (NVDAB), dan Tesla (TSLAB).