JAKARTA, BisnisMarket.com - Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat dan tuntutan nasabah yang terus berkembang, keunggulan produk saja tidak lagi cukup. Bank yang mampu bertahan dan tumbuh adalah yang mampu mendengarkan serta melayani dengan hati. Inilah tantangan utama yang dijawab oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui langkah strategisnya.

Sebagai salah satu institusi keuangan terbesar di Indonesia, BNI kini melangkah lebih jauh dengan mengimplementasikan program CX100 Danantara. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh untuk membangun budaya kerja yang benar-benar berpusat pada nasabah, bukan hanya sebagai slogan, melainkan diterapkan di setiap lini organisasi.

Apa Itu CX100 Danantara?

Program CX100 Danantara adalah inisiatif yang digagas Danantara Indonesia guna meningkatkan kualitas pengalaman nasabah di lingkungan Badan Usaha Milik Negara. Langkah ini meliputi penguatan budaya perusahaan, peningkatan kompetensi karyawan, penyederhanaan proses bisnis, hingga pemanfaatan teknologi secara terintegrasi.

Sebagai peserta aktif, BNI membentuk tim lintas fungsi yang mencakup bidang SDM, teknologi, proses usaha, operasional, hingga tim khusus untuk mendengarkan masukan nasabah.

“Transformasi yang kami jalankan tidak hanya berfokus pada penguatan bisnis dan teknologi, tetapi juga pada pembangunan budaya kerja yang kuat serta membangun pengalaman nasabah yang semakin baik dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujar Direktur Human Capital and Compliance BNI, Munadi Herlambang, dilansir dari Bloomberg Technoz (5/7).

Tiga Pilar Strategi Utama

BNI menyusun arah transformasi ini dalam tiga fokus utama yang saling berkaitan. Pertama, memperkuat posisi sebagai mitra strategis pertumbuhan ekonomi nasional dengan menghadirkan solusi keuangan dan layanan digital yang menjangkau nasabah di dalam maupun luar negeri. Hal ini sejalan dengan peran BNI sebagai gerbang investasi Indonesia menuju pasar global.

Kedua, mempercepat transformasi digital. Melalui otomatisasi proses dan penguatan sistem layanan terpadu, BNI ingin memastikan setiap transaksi berjalan lebih cepat, mudah, dan konsisten di semua kanal layanan. Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), adopsi layanan digital pada perbankan nasional tumbuh lebih dari 20 persen per tahun, sehingga inovasi menjadi syarat mutlak agar tetap relevan.