ATLANTA, BisnisMarket.com - Fase gugur Piala Dunia 2026 semakin membara. Di babak 16 besar, Atlanta Stadium di Georgia akan menjadi saksi pertempuran epik antara sang juara bertahan, Argentina, melawan tim tangguh Afrika, Mesir. Pertandingan super big match ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 11.00 WIB.

Laga ini langsung menyedot perhatian dunia karena menghadirkan narasi utama yang sangat dinantikan: Lionel Messi melawan Mohamed Salah. Pertemuan kedua kapten ikonik ini dipastikan memicu atmosfer magis di atas lapangan hijau, di mana masing-masing memikul harapan besar dari jutaan pasang mata pendukung negaranya.

Perjalanan Menuju 16 Besar: Menegangkan vs Melelahkan

Kedua tim melaju ke fase ini setelah melewati ujian berat yang menguras emosi dan stamina di babak 32 besar:

Argentina (Juara Bertahan yang Tangguh): La Albiceleste tampil digdaya di fase grup dengan menyapu bersih tiga kemenangan (3-0 vs Aljazair, 2-0 vs Austria, 3-1 vs Yordania). Namun, langkah mereka sempat diguncang di babak 32 besar oleh tim kejutan Cape Verde. Melalui drama 90 menit yang berakhir imbang, magis Lionel Messi akhirnya berhasil membawa Argentina menang 3-2 di babak perpanjangan waktu (extra time). Messi saat ini memimpin perburuan sepatu emas dengan torehan 7 gol sepanjang turnamen.

Mesir (Spesialis Pertahanan Rapat): Skuad besutan The Pharaohs menempuh jalur yang lebih berliku. Setelah mencatatkan hasil penuh perjuangan di fase grup, Mohamed Salah dkk sukses menumbangkan tim tangguh Australia di babak 32 besar lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-2 (setelah bermain imbang 1-1). Lini pertahanan Mesir yang rapat diprediksi akan menjadi andalan utama mereka untuk meredam serangan spartan Argentina.

Analisis Taktik dan Perkiraan Susunan Pemain

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, diprediksi tetap mengusung formasi ofensif 4-3-3 demi mendikte ritme permainan dan memotong suplai bola dari lini tengah ke arah Mohamed Salah. Di kubu seberang, Mesir kemungkinan besar akan menerapkan strategi blok pertahanan rendah (low block) yang sangat rapat, membiarkan Argentina mendominasi penguasaan bola sembari mengintip celah serangan balik cepat lewat kecepatan gerak Salah.

Perkiraan Susunan Pemain: