JAKARTA, BisnisMarket.com - Samsung kembali memperbarui jajaran televisinya untuk tahun 2026 dengan menghadirkan peningkatan menyeluruh di berbagai lini produk. Pembaruan ini mencakup seri OLED dan The Frame, dengan fokus pada kualitas visual, performa gaming, desain modern, serta integrasi kecerdasan buatan (AI) yang semakin canggih.

Samsung memperkenalkan tiga model OLED terbaru, yaitu S95H, S90H, dan S85H, dengan pilihan ukuran hingga 83 inci. Model S95H menjadi varian tertinggi yang menawarkan desain FloatLayer, yaitu konsep tampilan tipis dengan bezel logam yang dapat dipasang rata ke dinding, sehingga menciptakan kesan minimalis dan elegan.


Gambar 1: Samsung TV 2026 atau seri Samsung OLED (Foto: Gizmo China)

Dari sisi visual, S95H dan S90H telah dilengkapi teknologi Glare Free untuk mengurangi pantulan cahaya. S95H menggunakan OLED HDR Pro, sementara S90H mengusung OLED HDR+, keduanya dirancang untuk meningkatkan kecerahan serta kontras gambar.

Seluruh model OLED ini ditenagai oleh Prosesor NQ4 AI Gen3. Prosesor tersebut mendukung berbagai fitur unggulan seperti 4K AI Upscaling Pro, Auto HDR Remastering, Color Booster Pro, serta AI Motion Enhancer Pro. Selain itu, tersedia Mode Kustomisasi AI yang mampu menyesuaikan pengaturan gambar secara otomatis sesuai dengan jenis konten yang ditampilkan.

Dukungan Gaming Lebih Optimal

Samsung juga meningkatkan pengalaman gaming pada TV 2026 dengan menghadirkan refresh rate tinggi melalui Motion Xcelerator hingga 165Hz. Selain itu, TV ini telah mendukung NVIDIA G-SYNC Compatible dan AMD FreeSync Premium Pro, yang memungkinkan tampilan game lebih halus tanpa gangguan tearing.

Dari sisi audio, teknologi yang disematkan meliputi Dolby Atmos, Object Tracking Sound+, Adaptive Sound Pro, Active Voice Amplifier Pro, serta Q-Symphony untuk sinkronisasi dengan perangkat audio tambahan.

Integrasi AI yang Lebih Luas

Fitur Vision AI Companion menjadi salah satu inovasi penting dalam lini TV terbaru ini. Pengguna dapat memanfaatkan layanan berbasis suara dan percakapan melalui Bixby, Microsoft Copilot, serta Perplexity AI. Hal ini memungkinkan interaksi yang lebih intuitif dalam mengakses konten maupun mengontrol perangkat.