JAKARTA, BisnisMarket.com –Siapa sangka penurunan ketegangan justru menjadi pemicu naiknya nilai logam mulia yang paling dicari dunia? Di awal pekan ini, pasar komoditas kembali menunjukkan dinamika yang mengejutkan, di mana emas Antam dan emas dunia bergerak beriringan naik, membawa angin segar bagi para pemegang aset aman sekaligus pertanyaan besar bagi calon investor.

Emas Antam Kembali Menguat

Pada perdagangan Senin, 27 Juli 2026, harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) ditutup pada angka Rp2.622.000 per gram. Angka ini naik Rp10.000 dibandingkan posisi perdagangan hari sebelumnya. Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback yang ditetapkan Antam juga ikut terangkat menjadi Rp2.370.000 per gram, naik Rp18.000 dari hari sebelumnya.

Pergerakan emas dalam negeri ini selaras dengan pergerakan harga emas dunia yang juga menguat hampir satu persen pada pukul 10.26 WIB, menyentuh angka mendekati AS$4.100 per troy ons di pasar perdagangan langsung.

Perubahan Angin dari Timur Tengah

Apa yang menyebabkan kenaikan ini? Jawabannya tersimpan jauh di kawasan Timur Tengah. Setelah 13 hari berturut-turut melancarkan serangan ke Iran, Amerika Serikat berhenti melakukan serangan sejak Jumat, 24 Juli 2026 lalu tanpa penjelasan resmi apapun. Di sisi lain, Iran juga tampak menahan diri dari aksi militer setelah mengadakan pembicaraan dengan Oman terkait jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang membuka peluang terbentuknya rute pengiriman minyak alternatif.

“Resolusi konflik tentu adalah perkembangan yang positif. Tidak adanya serangan baru membuka kemungkinan bahwa AS dan Iran akan masuk ke meja perundingan,” ujar Shoji Shirakawa, Kepala Ahli Strategi Global di Tokai Tokyo Intelligence Lab, dilansir dari Bloomberg Technoz (27/7).

Dampak yang Merambat ke Pasar

Penurunan ketegangan ini langsung terasa pada harga minyak. Harga minyak jenis Brent saja anjlok lebih dari dua persen pada akhir pekan lalu. Jika situasi tetap kondusif, lonjakan harga minyak bisa diredam, sehingga kekhawatiran akan tekanan inflasi tinggi juga ikut mereda.