BISNISMARKET.COM - Perhelatan akbar lanjutan seri Moto3 kembali menyajikan tontonan memukau yang melibatkan pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama. Aksi balap yang sangat memukau dari pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tersaji dalam lanjutan seri Moto3 yang diselenggarakan di Sirkuit Catalan.
Momen penting dalam kalender balap internasional ini terhelat pada hari Minggu, tepatnya tanggal 17 Mei 2026. Tanggal tersebut kini tercatat sebagai hari pembuktian potensi besar sang pembalap di kancah kompetisi dunia.
Veda Ega Pratama, yang dikenal sebagai alumni dari Astra Honda Racing School, berhasil menampilkan performa yang sangat luar biasa sepanjang jalannya balapan. Ia menunjukkan mentalitas pebalap profesional yang patut diacungi jempol dalam situasi sulit.
Yang paling menarik dari penampilan Veda adalah semangat juang tinggi yang ia tunjukkan melalui kebangkitan dramatis dari posisi start yang berada di urutan paling belakang grid. Ini menjadi sorotan utama dari keseluruhan rangkaian balapan akhir pekan tersebut.
Data resmi mencatat bahwa Veda Ega Pratama memulai perlombaan dari posisi ke-20 saat lampu start dipadamkan. Posisi tersebut menempatkannya di barisan paling belakang, memberikan tantangan besar untuk meraih poin.
Namun, penampilan agresif segera ditunjukkannya sesaat setelah balapan resmi dimulai, menandakan bahwa ia tidak puas dengan posisi awal tersebut. Kegigihan ini membawanya melesat melewati banyak rival di lintasan Catalunya.
Hasil akhir dari perjuangan keras tersebut adalah pencapaian posisi kedelapan, sebuah pencapaian signifikan mengingat tantangan awal yang dihadapinya. Hal ini membuktikan ketangguhan mental dan teknisnya di trek yang menantang.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, penampilan ini menjadi validasi atas kerja keras tim dan pembinaan yang diterimanya selama ini di sekolah balap. "Aksi balap yang sangat memukau dari pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tersaji dalam lanjutan seri Moto3 yang diselenggarakan di Sirkuit Catalan," ujar perwakilan media tersebut.
"Momen penting ini terjadi pada hari Minggu, 17 Mei 2026, yang menunjukkan potensi besar sang pembalap," tambah sumber berita tersebut lebih lanjut. Performa ini diharapkan menjadi pijakan kuat untuk seri-seri balap selanjutnya dalam kalender Moto3.