JAKARTA, BISNISMARKET.COM - Nama Sony Sonjaya kembali menjadi sorotan publik setelah terseret dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah diusut Kejaksaan Agung. Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) itu sebelumnya dikenal sebagai purnawirawan Polri dengan pengalaman panjang di bidang penegakan hukum, manajemen organisasi, serta kepemimpinan strategis.

Kasus yang menyeret sejumlah mantan petinggi BGN membuat publik menaruh perhatian terhadap sosok Sony Sonjaya, termasuk perjalanan kariernya sejak menjadi perwira kepolisian hingga dipercaya menduduki posisi strategis di lembaga yang mengelola program prioritas pemerintah tersebut.

Sony Sonjaya lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 20 Oktober 1967. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol), yang pada masanya masih berada di bawah naungan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri).

Selama berkarier di institusi Polri, Sony dikenal memiliki pengalaman dalam bidang penyidikan, penegakan hukum, serta pengelolaan organisasi. Rekam jejak tersebut menjadi modal penting yang mengantarkannya ke berbagai posisi strategis di tingkat daerah maupun nasional.

Perjalanan karier Sony Sonjaya di Korps Bhayangkara berlangsung cukup panjang. Ia pernah mengemban sejumlah jabatan penting yang berkaitan dengan penanganan perkara pidana hingga pengelolaan operasi kepolisian.

Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain:

- Kapolres Majalengka (2011)

- Kapolres Bandung (2011)

- Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat (2012)