BISNISMARKET.COM - Yayasan AHM kembali memperkuat inisiatifnya dalam meningkatkan kesadaran mengenai keselamatan berkendara di kalangan masyarakat Indonesia. Fokus utama program kali ini diarahkan pada segmen generasi muda yang sangat akrab dengan konsumsi konten digital.
Pendekatan edukasi ini dipilih karena memanfaatkan medium konten video pendek digital yang saat ini sangat digemari dan mudah diakses oleh audiens muda. Hal ini menunjukkan adaptasi strategi komunikasi yang relevan dengan tren audiens saat ini.
Inisiatif terbaru yang diluncurkan secara resmi adalah sebuah kompetisi bertajuk Safety Riding Short Movie Contest 2026, yang dikenal juga dengan akronim SMC 2026. Ajang ini bertujuan untuk memicu daya cipta para sineas muda.
Kompetisi ini secara khusus dirancang untuk mendorong para kreator muda agar mampu mengemas pesan penting mengenai keselamatan di jalan raya dengan cara yang menarik dan mudah dicerna. Ini menjadi wadah ekspresi sekaligus edukasi.
Ajang SMC 2026 ini telah dibuka secara resmi untuk umum dan memiliki rentang waktu pelaksanaan yang cukup panjang untuk memberikan kesempatan maksimal bagi para peserta. Proses kurasi karya akan melalui beberapa tahapan penting.
Pendaftaran serta penerimaan karya untuk kompetisi bergengsi ini telah dibuka sejak tanggal 25 Mei 2026. Ini memberikan waktu yang cukup bagi para peserta untuk mempersiapkan konsep dan produksi film mereka.
Batas akhir pengumpulan karya dijadwalkan akan mencapai puncaknya pada akhir bulan Juli tahun 2026. Periode ini menjadi momentum bagi para sineas muda untuk menyelesaikan proyek film pendek keselamatan berkendara mereka.
Dilansir dari JAKARTAHYPE.COM, Yayasan AHM mengintensifkan upaya edukasi keselamatan berkendara dengan menyasar generasi muda melalui medium video pendek.
"Yayasan AHM kembali mengintensifkan upaya edukasi mengenai keselamatan berkendara, khususnya menyasar segmen generasi muda di Indonesia," ujar perwakilan yayasan.