BISNISMARKET.COM - Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (20/7/2026) dibuka dengan catatan positif yang signifikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melampaui level psikologis penting, yaitu angka 6.200.

Penutupan perdagangan di hari yang sama mencatatkan rekor baru bagi IHSG, mencapai angka 6.231,78. Angka ini menunjukkan adanya peningkatan yang cukup solid dalam aktivitas pasar modal domestik.

Kenaikan indeks yang mencapai 56,24 poin atau sebesar 0,91% ini mengindikasikan adanya perbaikan persepsi pasar yang kuat. Hal ini tercermin dari pergerakan saham yang didominasi oleh penguatan.

Sebanyak 399 saham tercatat mengalami kenaikan nilai, sementara hanya 210 saham yang melemah. Sebanyak 185 saham lainnya terpantau stagnan, menunjukkan optimisme yang meluas di kalangan investor.

Masuknya aliran dana asing menjadi salah satu faktor utama yang mendorong lonjakan IHSG. Investor internasional menunjukkan minat yang tinggi terhadap pasar saham Indonesia.

Dalam euforia pasar ini, saham-saham dari emiten yang terafiliasi dengan pengusaha Prajogo Pangestu menjadi primadona. Perusahaan-perusahaan tersebut menarik perhatian investor dengan volume perdagangan yang tinggi.

"Denyut aktivitas di lantai bursa Jakarta terasa kian hidup," demikian dilaporkan dari sumber informasi pasar modal.

Dikutip dari Tren.Bisnismarket.com, pasar modal Indonesia menunjukkan geliat yang luar biasa pada awal pekan perdagangan.

"IHSG berhasil mencatatkan rekor baru, menembus angka 6.200 dan ditutup pada level 6.231,78," demikian kutipan dari sumber berita.