JAKARTA, BisnisMarket.com - Cuaca di Indonesia akhir-akhir ini sangat panas dan cenderung gerha. Musim kemarau tahun 2026 ini diprediksi oleh BMKG akan jauh lebih panjang dan kering dari sebelumnya dan rata-rata normalnya. 


Kondisi seperti ini disebabkan karena adanya fenomena El Nino yang kuat. Sehingga, suhu lingkungan mengalami kenaikan secara drastis. Tentunya, hal ini akan beresiko terhadap kesehatan manusia jika tidak diatasi dengan baik. 


Tidak heran akibat perubahan cuaca tersebut, tubuh menjadi lebih mudah untuk mengalami kram otot, mual, pusing, dan lemas. Nah, lantas bagaimana cara mengatasi heatstroke selama cuaca ekstrim di Indonesia? Yuk, simak infonya di sini!

1. Menggunakan Pakaian Sesuai dengan Kebutuhan

Selama masa heatstroke berlangsung, pastikan Anda menggunakan pakaian yang longgar dengan material serat alami dan berwarna terang. Dengan outfit tersebut tentu tubuh bisa merespons panas dengan lebih baik. Sehingga, tidak gerah pada saat digunakan. 


Hindari juga memakai pakaian yang terlalu ketat dan berwarna gelap. Hal ini bisa menyerap panas matahari secara optimal. Jika tetap digunakan maka akan memperburuk resiko heatstroke. Pilihlah pakaian dari bahan rayon, katun, atau linen yang ramah di kulit.

2. Mengatur Waktu untuk Olahraga

Di tengah cuaca panas tersebut, Anda tetap bisa menjaga kebugaran tubuh. Namun, bisa disesuaikan dengan baik seperti mengatur intensitas dan jadwal untuk berolahraga. Sehingga, tubuh tetap sehat dan tidak mudah sakit. 


Anda bisa melakukan olahraga pada pagi hari atau menjelang matahari terbenam. Tentunya, dengan cuaca yang masih sejuk ini bisa Anda jadikan waktu terbaik untuk berolahraga. Selain itu, Anda dapat melakukan olahraga indoor atau di dalam ruangan dengan sirkulasi dan pendingin udara yang baik.