BISNISMARKET.COM - Sebuah insiden yang mengganggu ketertiban umum terjadi di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, melibatkan sekelompok pria yang diduga merupakan preman lokal. Fenomena ini terekam dalam sebuah video yang kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Peristiwa dugaan pemalakan ini terjadi di wilayah Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Aksi para pelaku terbilang nekat dengan terang-terangan memaksa pengendara mobil.

Dalam rekaman video yang viral tersebut, terlihat jelas modus operandi para pelaku yang menawarkan jasa pengawalan yang sebenarnya merupakan upaya pemaksaan. Para 'Bang Jago' ini menargetkan kendaraan yang memiliki plat nomor di luar wilayah Jakarta.

Video yang beredar menunjukkan momen kejadian pada hari Sabtu, 28 Maret 2025. Jumlah pelaku yang terlibat dalam aksi ini dilaporkan berjumlah tiga orang yang bergerak menggunakan satu unit sepeda motor.

Para pelaku agresif menghampiri mobil yang sedang berhenti, diduga karena pengemudi sedang berusaha menavigasi menggunakan aplikasi Google Maps. Situasi ini dimanfaatkan oleh para preman tersebut untuk melancarkan aksinya.

Terdengar dalam rekaman tersebut bahwa pelaku secara verbal menawarkan jasa pengawalan kepada pengemudi mobil. Tawaran ini disampaikan dengan nada yang mengancam, memastikan korban merasa tertekan untuk menerima layanan tersebut.

Situasi kemudian memanas menjadi adu mulut antara pihak yang diduga melakukan pemalakan dengan pengemudi mobil yang menjadi korban. Ketegangan antara kedua belah pihak menjadi fokus utama dalam video yang tersebar luas.

Bahkan, dalam rentetan kejadian tersebut, salah satu pelaku sempat mengambil barang milik korban. Korban dilaporkan berusaha keras untuk merebut kembali benda yang telah diambil oleh oknum tersebut.

"Viral video sejumlah pria atau 'Bang Jago' memalak pengendara mobil di wilayah Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus)," kutip kronologi kejadian yang beredar luas, dilansir dari sumber berita terkait.