BISNISMARKET.COM - Raksasa teknologi global asal China, Tencent, dikabarkan sedang menjajaki potensi akuisisi terhadap perusahaan pengembang game mobile ternama asal Israel, SuperPlay. Langkah ini menunjukkan ketertarikan Tencent untuk memperluas portofolionya di industri game yang terus berkembang pesat.
Perusahaan yang menjadi incaran, SuperPlay, sendiri bukan entitas baru di industri ini. Perusahaan ini baru saja berpindah tangan kurang dari dua tahun lalu, diakuisisi oleh sesama perusahaan Israel, Playtika.
Nilai transaksi yang sedang menjadi fokus negosiasi ini dilaporkan mencapai angka yang sangat signifikan, yaitu berkisar antara US$1 miliar hingga US$1,5 miliar. Angka ini setara dengan taksiran nilai ekonomi yang cukup besar bagi pasar Indonesia.
Jika transaksi ini terealisasi, nilainya akan berada dalam kisaran Rp17,9 triliun hingga Rp26 triliun. Angka fantastis ini menegaskan betapa besarnya potensi strategis SuperPlay di kancah industri game global.
Perolehan SuperPlay oleh Tencent, apabila terealisasi, tentu akan menambah amunisi raksasa teknologi China tersebut dalam persaingan ketat di pasar game mobile internasional.
Perusahaan SuperPlay sendiri dikenal memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengembangan game yang mampu menghasilkan keuntungan besar, menjadikannya aset berharga.
Akuisisi ini juga bisa menjadi indikasi tren konsolidasi yang semakin marak di industri game, di mana perusahaan-perusahaan besar berlomba untuk mengamankan aset-aset strategis.
Langkah Tencent ini patut dicermati lebih lanjut mengingat dampaknya yang mungkin akan terasa di peta persaingan industri game global ke depannya.
Perkembangan negosiasi ini masih terus berlangsung dan belum ada konfirmasi resmi dari pihak Tencent maupun SuperPlay.