Jakarta - Pernahkah Anda membayangkan liburan impian berubah menjadi mimpi buruk yang tak terlupakan? Inilah yang dialami oleh sebuah keluarga yang hendak berlibur ke Bali dengan maskapai Super Air Jet. Simak cerita lengkapnya yang bikin geleng-geleng kepala!

Awal Mula Petaka: Delay yang Tak Berujung

Kisah ini bermula ketika Bobby bersama istri, anak, dan adiknya memesan tiket Super Air Jet (IU-742) rute Jakarta-Bali. Dijadwalkan terbang pukul 1 siang, mereka sudah bersemangat untuk menikmati liburan di Pulau Dewata. Namun, apa daya, pengumuman delay datang menghampiri.

"Kata mereka (delayed) 30 menit awalnya. Oh, masih okelah 30 menit gitu, kita tunggu, tapi lama-kelamaan makin lama makin parah, sampai titik di mana tiga jam itu kita udah nunggu," ujar Bobby kepada Kompas.com (14/2).

Kondisi Memprihatinkan di Dalam Pesawat

Setelah menunggu selama empat jam, penumpang akhirnya diperbolehkan masuk ke pesawat. Namun, masalah tak berhenti di situ. AC pesawat mati, membuat suasana di dalam kabin menjadi tidak kondusif. Bobby menceritakan bahwa anaknya sampai muntah karena kepanasan.

"Semua orang tuh pada diam di situ, enggak ada yang speak up, tapi ternyata istri saya tuh udah ngechat saya, anak sudah rungsing, udah kepanasan," katanya.

Protes Penumpang yang Berujung Nestapa

Merasa geram dengan situasi yang tak jelas, Bobby memberanikan diri untuk berbicara dengan awak kabin. "Aku maju ke depan, aku ngomong dengan baik gitu walaupun dengan nada tinggi, karena menurutku ini udah enggak masuk akal. Mereka enggak ada informasi apapun," tuturnya.