BISNISMARKET.COM - Pengembang properti ternama di Indonesia, Summarecon, terus memperkuat upayanya dalam memposisikan Kota Makassar sebagai salah satu pusat kegiatan pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE) utama di tingkat nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan kawasan terintegrasi yang sedang mereka bangun di wilayah tersebut.
Langkah strategis ini merupakan respons langsung terhadap potensi pertumbuhan sektor MICE yang sangat signifikan di kawasan Indonesia Timur. Pengembangan ini dirancang untuk menangkap peluang pasar yang semakin besar dan permintaan yang terus meningkat untuk penyelenggaraan acara berskala besar.
Fokus utama dari upaya serius ini tertuju pada pengembangan proyek ambisius mereka, yaitu Summarecon Mutiara Makassar. Kawasan ini didesain secara komprehensif untuk berfungsi sebagai daya tarik utama bagi berbagai macam acara bergengsi di masa mendatang.
Tujuan jangka panjang dari inisiatif ini adalah untuk memastikan bahwa Makassar dapat mengakomodasi kebutuhan pasar MICE yang dinamis dan berkembang pesat. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan kota tersebut sebagai hub ekonomi di Indonesia bagian timur.
"Pengembang properti terkemuka, Summarecon, terus menunjukkan komitmen kuat dalam memposisikan Kota Makassar sebagai salah satu pusat kegiatan pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran (MICE) terdepan di Indonesia," demikian pernyataan mengenai langkah strategis yang diambil melalui pengembangan kawasan terintegrasi mereka di wilayah tersebut.
Pengembangan Summarecon Mutiara Makassar secara spesifik diarahkan untuk memenuhi standar fasilitas MICE internasional. Hal ini mencakup penyediaan infrastruktur modern dan ruang serbaguna yang fleksibel untuk berbagai jenis kegiatan.
"Upaya serius ini difokuskan pada pengembangan kawasan Summarecon Mutiara Makassar yang dirancang khusus untuk menjadi magnet bagi penyelenggaraan berbagai event bergengsi," menurut keterangan yang disampaikan.
Target waktu yang ditetapkan untuk pencapaian visi ini adalah hingga tahun 2026, di mana Makassar diharapkan telah mengukuhkan posisinya sebagai episentrum MICE nasional. Ini menunjukkan adanya kerangka waktu yang jelas dalam rencana pengembangan jangka menengah perusahaan.
"Targetnya adalah mengakomodasi kebutuhan pasar MICE yang terus bertumbuh pesat di kawasan timur Indonesia," kutipan tersebut menegaskan orientasi pasar utama dari proyek pembangunan ini.