BISNISMARKET.COM - Kasus hilangnya pendaki muda asal Magelang, Syafiq Ridan Ali Razan (18) di Gunung Slamet, Jawa Tengah, menyita perhatian publik nasional. Selain melibatkan ratusan personel SAR gabungan, pencarian tersebut juga menarik perhatian karena keterlibatan Rival Altaf, sosok yang dikenal sebagai anak indigo asal Cilacap, Jawa Tengah.
Nama Rival Altaf bukan kali pertama mencuat ke publik. Ia sebelumnya viral lantaran disebut-sebut membantu proses pencarian korban bencana alam, khususnya korban meninggal akibat tanah longsor di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Keterlibatannya dalam pencarian Syafiq Ali pun memunculkan pro dan kontra, sekaligus rasa penasaran publik terhadap sosoknya.
Rival Altaf dikenal masyarakat sebagai anak yang diyakini memiliki kepekaan spiritual atau indra keenam. Dalam kepercayaan sebagian orang, anak indigo dipercaya memiliki kemampuan khusus seperti intuisi yang kuat, kepekaan terhadap energi sekitar, hingga kemampuan menangkap informasi yang tidak kasatmata.
Meski masih berusia belasan tahun, Rival kerap diajak terlibat dalam proses pencarian korban bencana oleh sejumlah pihak, khususnya relawan. Kehadirannya di lapangan biasanya bersifat pendampingan nonformal, bukan bagian resmi dari tim SAR atau Basarnas.
Sebelum terlibat dalam pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Rival Altaf sempat menjadi sorotan publik setelah disebut membantu menemukan lokasi korban meninggal dunia akibat longsor di Desa Cibenying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, serta longsor di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara. Dalam beberapa kasus tersebut, informasi yang disampaikan Rival diklaim membantu relawan mempersempit area pencarian.
Keterlibatan Rival Altaf dalam Pencarian Syafiq Ali
Dalam operasi pencarian Syafiq Ridan Ali Razan di Gunung Slamet, kehadiran Rival Altaf menarik perhatian karena kondisi medan yang sangat sulit. Gunung Slamet dikenal memiliki vegetasi lebat, cuaca ekstrem yang cepat berubah, serta jalur pendakian yang panjang dan kompleks.
Rival disebut ikut membantu dengan memberikan gambaran lokasi-lokasi yang menurut intuisinya patut diperiksa. Meski demikian, pencarian tetap dilakukan dengan metode SAR standar oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat.
Pihak SAR sendiri menegaskan bahwa keterlibatan individu seperti Rival tidak menggantikan prosedur resmi pencarian, melainkan hanya sebagai tambahan informasi nonteknis.
Kronologi Hilangnya Syafiq Ridan Ali Razan
Syafiq Ridan Ali Razan merupakan pendaki asal Magelang yang melakukan pendakian Gunung Slamet bersama sahabatnya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu malam, 27 Desember 2025. Keduanya mendaki melalui pos Dipajaya, Desa Klekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, dengan rencana pendakian tektok atau naik-turun dalam satu hari tanpa menginap.