JAKARTA, BisnisMarket.com -
Semarak pencatatan perdana saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS)
yang dihadiri berbagai tokoh besar seolah berubah menjadi kekhawatiran dalam
sekejap mata. Saham yang diusung pasangan selebritis Raffi Ahmad dan Nagita
Slavina ini kini terus tertekan, bahkan nyaris menyentuh kembali harga
penawaran awalnya. Apakah ini tanda bahwa harapan besar di balik bisnis kreatif
ini mulai goyah?
Hanya Empat Menit, Sentuh Level Terendah
Pada perdagangan Selasa (14/7/2026), saham RANS
langsung anjlok sesaat setelah lantai bursa dibuka. Hanya dalam waktu empat
menit, harga turun hingga mencapai Rp187 per saham – melorot 8,33 persen dari
harga pembukaan di Rp204 per saham. Angka ini semakin mendekati harga
pelaksanaan IPO yang ditetapkan sebesar Rp170 per saham.
Meski kemudian perlahan menguat kembali ke zona hijau
di angka Rp208 per saham pada pukul 09.12 WIB, tekanan jual yang terasa sangat
kuat tak bisa diabaikan. Hingga pukul 09.12 WIB saja, transaksi saham RANS
sudah mencapai Rp64,37 miliar dengan melibatkan 3,33 juta lot saham.
Trimegah Sekuritas Lakukan Aksi Jual
Besar-besaran
Tekanan ini merupakan kelanjutan dari penurunan tajam
sehari sebelumnya, di mana saham RANS turun 10,53 persen hingga ke Rp204 per
saham. Dikutip dari Bloomberg Technoz (14/7), penurunan itu dipicu oleh aksi
pelepasan saham masif dari PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) –
perusahaan sekuritas yang juga menjadi penjamin emisi IPO RANS.
"TRIM melepas sekitar 6,1 juta lot dengan valuasi
mencapai Rp149,1 miliar, dengan rata-rata harga jual Rp228 per saham,"
demikian laporan tersebut. Selain itu, CGS International Sekuritas Indonesia
juga turut melepas sekitar 1,3 juta lot senilai Rp36 miliar dengan harga
rata-rata Rp249 per saham, sementara investor asing mencatat posisi jual bersih
sebesar Rp39,86 miliar.
Valuasi Bisnis Kreatif yang Berbeda
Merespons hal ini, Managing Director Trimegah
Sekuritas David Agus menjelaskan bahwa valuasi RANS tidak bisa diukur dengan
cara yang sama seperti perusahaan manufaktur biasa.