BISNISMARKET.COM - Sebuah peristiwa kriminal mengguncang ketenangan warga di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, tepat pada momen perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Rumah milik seorang perempuan berinisial HMD menjadi sasaran empuk komplotan pencuri profesional.

Aksi pembobolan ini terjadi ketika pemilik rumah sedang melaksanakan ibadah Salat Idulfitri bersama keluarga dan tetangga. Momen sakral yang seharusnya dipenuhi suka cita tersebut berubah menjadi mimpi buruk karena kehilangan harta benda berharga.

Para pelaku dilaporkan berhasil menembus keamanan rumah dan langsung mengincar lokasi penyimpanan aset penting. Target utama mereka adalah sebuah brankas yang menyimpan perhiasan emas dalam jumlah signifikan.

Setelah berhasil menguasai brankas tersebut, para maling segera melarikan diri dari lokasi kejadian. Mereka membawa kabur seluruh isi brankas, termasuk perhiasan emas dan sejumlah uang tunai milik korban.

Kepolisian setempat segera menerima laporan mengenai insiden pencurian yang merugikan korban dalam jumlah besar ini. Proses penyelidikan intensif pun langsung digalakkan oleh pihak berwenang.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, AKP Ananda, mengonfirmasi adanya laporan mengenai tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut. Ia membenarkan bahwa barang yang hilang bernilai fantastis.

"Kami mendapatkan laporan korban aksi pencurian brankas emas berisi 1 kg emas dan uang tunai puluhan juta," ujar Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Ananda dilansir detikSulsel, Kamis (26/3/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kerugian yang dialami oleh korban HMD mencakup logam mulia seberat satu kilogram, selain uang tunai yang jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah. Pihak kepolisian kini tengah bekerja keras mengumpulkan petunjuk.

Penyelidikan saat ini difokuskan pada upaya pelacakan jejak komplotan pencuri yang berani beraksi di tengah suasana hari besar keagamaan. Polisi mendalami kemungkinan adanya unsur perencanaan matang dari aksi pembobolan ini.