BISNIS MARKET - Publik Indonesia dikejutkan oleh sindiran pedas artis sekaligus mantan anggota DPR RI Wanda Hamidah terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB. Melalui akun Instagram pribadinya, Wanda menyatakan rasa malu atas pernyataan Prabowo di forum internasional tersebut.
Wanda menilai pidato itu tidak sesuai dengan harapan publik Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina. "Pidato presiden di PBB kita memalukan. Aku malu, kita harus malu," tulis Wanda Hamidah di Instagram @wandahamidahbsa.
Lebih lanjut, perempuan 48 tahun itu menuding Prabowo justru bertolak belakang dengan semangat solidaritas bangsa Indonesia. "Di saat negara lain mengakui Palestina, dia mengakui Israel pelaku genosida," kritiknya dengan nada keras.
Wanda juga mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam melihat sikap Prabowo yang dinilainya keliru. "Rakyat harus marah! Harus!" tegasnya dalam unggahan yang sama.
Dalam pidatonya, Prabowo sebenarnya menegaskan keprihatinan mendalam atas tragedi kemanusiaan di Gaza. Ia menyerukan penghentian perang dan mendukung solusi dua negara sebagai jalan keluar konflik.
Poin kontroversial muncul ketika Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia mengakui Israel dengan syarat tertentu. "Begitu Israel mengakui kemerdekaan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara Israel," tutur Prabowo di hadapan forum PBB.
Pernyataan ini menuai pro-kontra di dalam negeri, dengan Wanda Hamidah menjadi salah satu suara paling vokal yang menolak. Selain itu, Indonesia juga menawarkan diri untuk mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke wilayah konflik.