BISNISMARKET.COM - Gelombang demonstrasi publik menyebar luas di berbagai penjuru Iran, menandakan dukungan masif terhadap suksesi kepemimpinan tertinggi negara tersebut. Aksi massa ini digelar meskipun ketegangan regional, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel, masih memanas.

Inti dari pergerakan warga di jalanan ini adalah untuk menegaskan loyalitas mereka secara terbuka kepada Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei. Beliau baru saja dinobatkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru menggantikan pendahulunya.

Peristiwa unjuk rasa ini terjadi serentak di ibu kota Teheran serta sejumlah kota besar lainnya di seluruh negeri. Kota-kota seperti Shiraz, Kerman, Ahvaz, Tabriz, Hamedan, dan Ardabil turut menjadi lokasi berkumpulnya massa.

Aksi solidaritas yang besar ini dilaporkan terjadi pada hari Senin (9/3) waktu setempat. Demonstrasi ini menjadi penanda penerimaan publik terhadap pemimpin baru di tengah situasi geopolitik yang rentan.

Pemerintah Iran secara resmi mengumumkan penunjukan Mojtaba Khamenei pada hari Minggu (8/3) waktu setempat. Pengumuman ini menjadi respons langsung atas kekosongan kekuasaan yang terjadi.

Mojtaba, yang kini berusia 56 tahun, mengambil alih posisi sentral tersebut setelah sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia. Kematian pemimpin sebelumnya disebabkan oleh serangan gabungan yang diduga dilakukan oleh AS dan Israel pada akhir Februari lalu.

"Aksi massa di berbagai kota itu dimaksudkan untuk menyatakan kesetiaan kepada Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei yang menjadi pemimpin tertinggi baru Iran," demikian keterangan yang disampaikan mengenai tujuan utama dari demonstrasi tersebut.

Informasi mengenai berlangsungnya aksi unjuk rasa di pusat-pusat populasi tersebut didapatkan dari media resmi negara. "Aksi massa itu, seperti dilansir Press TV, Selasa (10/3/2026), berlangsung di area ibu kota Teheran dan kota-kota besar lainnya," sebut sumber berita tersebut.

Otoritas Iran mengumumkan transisi kepemimpinan ini sebagai langkah penting bagi stabilitas bangsa. Pengumuman resmi mengenai suksesi ini dilaksanakan sehari sebelum demonstrasi dukungan meluas.