BISNIS MARKET - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyatakan partainya menghormati keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang menjatuhkan sanksi etik kepada dua kadernya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach.
MKD memutuskan Sahroni dinonaktifkan enam bulan dan Nafa selama tiga bulan karena terbukti melanggar kode etik DPR.
“Itu mekanisme DPR yang harus kita hormati,” kata Paloh kepada para jurnalis (9/11).
Ia menegaskan hingga kini partai belum memutuskan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap keduanya.
“Sampai saat ini belum, karena memang kita menghormati segala proses itu,” ujar Paloh.
Sahroni dan Nafa sebelumnya juga telah dinonaktifkan sementara oleh Partai NasDem sebagai bagian dari proses internal.
Langkah Hati-hati dan Penghormatan Kelembagaan
Sikap Surya Paloh menandakan upaya partai menjaga keseimbangan antara disiplin internal dan penghormatan terhadap lembaga etik DPR.
Dengan menahan langkah PAW, NasDem menegaskan bahwa setiap keputusan etik harus ditempuh melalui prosedur yang sah, bukan tekanan publik semata.