BISNISMARKET.COM - Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh kini semakin mengakar di kalangan generasi muda di Indonesia. Fenomena ini tidak hanya terlihat pada pola makan, namun juga mencakup perhatian terhadap kesehatan mental.

Sebuah studi internasional yang dilakukan pada tahun 2018 oleh International Food Information Council memberikan gambaran menarik mengenai tren ini. Studi tersebut mengobservasi perubahan perilaku konsumsi makanan di kalangan generasi muda.

Studi tersebut menemukan bahwa mayoritas generasi milenial, yang lahir antara tahun 1981 hingga 1996, sangat mempertimbangkan faktor kesehatan saat memutuskan pilihan makanan. Hal ini menunjukkan pergeseran prioritas yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Data studi tersebut menunjukkan angka yang signifikan, yaitu 80% generasi milenial menjadikan kesehatan sebagai pertimbangan utama. Angka ini terbukti lebih tinggi jika dibandingkan dengan generasi baby boomer (kelahiran 1946-1964) yang tercatat sebesar 64%.

Perbandingan ini menggarisbawahi bagaimana generasi milenial secara aktif memprioritaskan aspek kesehatan dalam setiap keputusan mereka, termasuk dalam hal konsumsi.

Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa kesehatan telah menjadi nilai fundamental bagi generasi milenial dalam menjalani kehidupan mereka.

Fenomena ini meluas ke berbagai aspek, termasuk kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

"Mayoritas generasi milenial sangat mempertimbangkan faktor kesehatan saat memutuskan pilihan makanan," ungkap hasil studi International Food Information Council.

"Data studi tersebut menunjukkan angka yang signifikan, yaitu 80% generasi milenial menjadikan kesehatan sebagai pertimbangan utama," lanjut temuan studi tersebut.