JAKARTA, BisnisMarket.com - Ketika mendengar nama "Bank Dunia" (World Bank), banyak orang membayangkan sebuah gedung raksasa dengan tumpukan uang tunai yang tidak terbatas. Sebagai lembaga keuangan multilateral terbesar di bumi, Bank Dunia kerap menjadi tumpuan bagi negara-negara berkembang untuk meminjam dana segar demi pembangunan infrastruktur hingga pengentasan kemiskinan.

Namun, pernahkah Anda penasaran berapa sebetulnya jumlah uang atau aset yang dikelola oleh lembaga finansial global ini? Apakah jumlahnya mampu menandingi kekayaan bank-bank komersial terbesar di dunia?

Memahami Skala Dana Bank Dunia: Data Komitmen Terbaru

Bank Dunia tidak beroperasi seperti bank komersial (seperti JPMorgan Chase atau ICBC China) yang menghimpun dana nasabah perorangan untuk mencari keuntungan maksimal. Sebaliknya, kekuatan finansial Bank Dunia diukur dari kapasitas modal, obligasi yang diterbitkan, serta komitmen pinjaman dan hibah yang mereka salurkan setiap tahunnya.

Berdasarkan Laporan Keuangan Tahunan World Bank Group terbaru, total komitmen pendanaan (pinjaman, hibah, investasi ekuitas, dan jaminan) yang disalurkan kepada negara-negara mitra dan bisnis swasta terus mengalami peningkatan masif. 

Komitmen Tahunan: Dalam beberapa tahun terakhir, komitmen pendanaan tahunan Bank Dunia Group tercatat berada di kisaran US$100 miliar hingga lebih dari US$160 miliar per tahun (setara Rp1.600 triliun hingga Rp2.500 triliun lebih). 

Dana Siaga Krisis: Di tengah situasi ketidakpastian global dan konflik geopolitik saat ini, Bank Dunia bahkan menyiapkan toolkit pendanaan krisis cepat yang berkisar antara US$20 miliar hingga US$25 billion, dan dapat diorientasikan ulang hingga mencapai US$100 miliar dalam jangka panjang untuk membantu negara terdampak. 

Jika diakumulasikan dari seluruh lini lembaganya—seperti IBRD (untuk negara berpendapatan menengah) dan IDA (untuk negara termiskin)—total portofolio aset dan dana kelolaan yang bergerak di dalam ekosistem Bank Dunia secara keseluruhan bernilai ratusan miliar dolar AS. 

Dari Mana Bank Dunia Mendapatkan Uang Sebanyak Itu?