BISNIS MARKET - Nabi Nuh AS adalah salah satu nabi ulul azmi yang terkenal dengan keteguhan dan kesabarannya dalam berdakwah. Beliau diutus untuk mengajak kaumnya menyembah Allah dan meninggalkan penyembahan berhala.

Dalam kisahnya, Nabi Nuh juga dikenal dengan peristiwa besar, yaitu banjir dahsyat yang menenggelamkan kaum yang ingkar.

Di balik kisah tersebut, Al-Qur’an juga menceritakan tentang anak-anak Nabi Nuh. Diriwayatkan bahwa Nabi Nuh memiliki beberapa anak, dan yang paling dikenal ada tiga anak yang kemudian menjadi penerus umat manusia setelah banjir besar.

1. Sam (Shem)

Sam dianggap sebagai anak tertua Nabi Nuh. Dari keturunannya lahir bangsa-bangsa besar di wilayah Asia Barat, seperti bangsa Arab, Yahudi, Persia, dan sebagian bangsa lainnya. Menurut sebagian riwayat, Sam adalah anak yang beriman dan ikut serta bersama ayahnya dalam kapal saat banjir besar terjadi.

2. Ham

Ham adalah anak Nabi Nuh yang juga beriman dan selamat bersama ayahnya. Dari garis keturunannya, diyakini lahirlah bangsa-bangsa di wilayah Afrika. Dalam beberapa tafsir, disebutkan bahwa keturunan Ham menyebar ke berbagai daerah di selatan bumi setelah banjir surut.

3. Yafits (Japheth)

Yafits juga ikut beriman kepada Nabi Nuh dan turut naik ke dalam kapal. Dari keturunannya berkembang bangsa-bangsa di wilayah utara dan timur, seperti bangsa Turki, Asia Tengah, hingga sebagian bangsa Eropa.