AMSTERDAM, BisnisMarket.com – Dunia sepak bola tanah air sedang diguncang kabar kurang sedap dari daratan Eropa. Dua pilar pertahanan Timnas Indonesia, Justin Hubner (Fortuna Sittard) dan Dean James (Go Ahead Eagles), dilaporkan terjerat masalah administrasi kewarganegaraan yang serius di Liga Belanda.
Polemik yang dijuluki media setempat sebagai "Paspoortgate" ini bahkan memaksa beberapa klub untuk membekukan status pemain Indonesia demi menghindari sanksi pengurangan poin.
Awal Mula Polemik: Aturan Non-Uni Eropa
Masalah ini mencuat setelah klub NAC Breda dan TOP Oss mengajukan protes resmi kepada Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Mereka mempertanyakan keabsahan status Dean James dan Nathan Tjoe-A-On sebagai pemain lokal (Uni Eropa) setelah keduanya resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI).
Berdasarkan hukum di Belanda, seorang warga negara dapat kehilangan paspor Belanda mereka secara otomatis jika secara sukarela memperoleh kewarganegaraan lain dan mewakili negara tersebut. Dampaknya sangat fatal bagi karier klub:
Izin Kerja (Work Permit): Pemain harus didaftarkan kembali sebagai pemain asing (Non-Uni Eropa).
Standar Gaji: Klub wajib membayar gaji minimum sekitar 600.000 Euro (sekitar Rp10,3 Miliar) per tahun untuk pemain non-Uni Eropa, angka yang jauh di atas rata-rata gaji pemain lokal.
Kondisi Dean James dan Justin Hubner
Dean James saat ini dilaporkan telah diparkir oleh klubnya, Go Ahead Eagles, dan dilarang mengikuti sesi latihan tim utama hingga status hukumnya jelas. Situasi serupa mulai menyeret nama Justin Hubner di Fortuna Sittard.