BISNISMARKET.COM - Kondisi lalu lintas di Jalan Tol Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) dilaporkan mengalami peningkatan kepadatan signifikan pada pagi hari ini. Antrean kendaraan yang memanjang terlihat jelas pada jalur yang mengarah menuju kawasan Cikampek.

Kepadatan ini disebabkan oleh lonjakan volume kendaraan yang terpantau terus meningkat sejak pagi menjelang siang hari. Situasi ini memerlukan kewaspadaan ekstra dari para pengguna jalan tol tersebut.

Menurut informasi terkini yang diunggah melalui akun resmi media sosial X PT Jasa Marga, kemacetan ini mulai terdeteksi secara masif pada Kamis (19/3/2026). Kejadian ini tercatat terjadi mulai pukul 09.35 WIB.

Dilansir dari akun X PT Jasa Marga, kepadatan tidak terpusat pada satu titik saja, melainkan menyebar di beberapa seksi sepanjang ruas tol tersebut. Hal ini menunjukkan adanya tekanan volume lalin yang merata.

Petugas call center Jasa Marga memberikan rincian mengenai titik-titik kemacetan yang paling parah. Kepadatan tinggi terpantau mulai dari kilometer (Km) 16 hingga mencapai Km 27.

"Tol MBZ juga sama ada kepadatan yang mengarah ke Cikampek. Kepadatan di Km 16 hingga Km 27 karena padat volume lalin," ujar petugas call center Jasa Marga Sabda ketika dihubungi, Kamis (19/3).

Kepadatan kemudian dilaporkan terjadi lagi pada segmen berikutnya, menunjukkan bahwa volume kendaraan memang sangat tinggi. Kemacetan terjadi kembali antara Km 28 hingga Km 33.

"Kemudian, padat kembali di Km 28 hingga Km 33 juga karena volume lalin," kata Sabda.

Selanjutnya, petugas mengonfirmasi bahwa titik padat juga terlihat di Km 34 hingga Km 41, yang kembali disebabkan oleh volume lalu lintas yang padat. Puncak kepadatan tampak membentang jauh hingga Km 48.