Pemerintah Iran secara resmi telah menetapkan lokasi peristirahatan terakhir bagi mantan Pemimpin Tertinggi mereka, Ali Khamenei. Keputusan ini diambil setelah tokoh sentral tersebut dinyatakan gugur dalam sebuah serangan udara yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di Teheran. Rencana pemakaman ini diprediksi akan melibatkan upacara besar-besaran yang dihadiri oleh jutaan pelayat dari seluruh penjuru negeri.

Berdasarkan laporan AFP pada Rabu (4/3/2026), jenazah Khamenei akan segera diberangkatkan ke kota suci Mashhad untuk menjalani prosesi pemakaman. Kantor berita lokal Iran, Fars, menyebutkan bahwa otoritas pemerintah telah mematangkan seluruh persiapan logistik di lokasi yang telah ditentukan tersebut. Pemilihan Mashhad sebagai tempat pemakaman merupakan keputusan strategis dan religius yang sangat signifikan bagi rakyat Iran saat ini.

Ali Khamenei nantinya akan dimakamkan di area yang sama dengan tempat ayahnya disemayamkan, yakni di kompleks makam Imam Reza. Lokasi ini memiliki nilai sejarah dan emosional yang mendalam bagi keluarga besar sang pemimpin tertinggi serta para pengikutnya. Selain itu, kawasan tersebut memang sering menjadi pusat kegiatan keagamaan utama yang sangat dihormati di wilayah timur Iran.

Mashhad sendiri dikenal luas sebagai kota terbesar kedua di Republik Islam Iran yang memegang peranan vital dalam struktur sosial masyarakat. Kota ini menyandang gelar prestisius sebagai 'Kota Suci' karena keberadaan Kompleks Suci Imam Reza yang berdiri dengan megah di sana. Tempat tersebut merupakan makam bagi Imam kedelapan dalam tradisi keyakinan penganut Syiah di seluruh dunia.

Status Mashhad sebagai salah satu kota paling suci bagi umat Syiah menjadikannya lokasi yang sangat sakral bagi komunitas internasional. Ribuan peziarah diperkirakan akan memadati kompleks tersebut untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Ali Khamenei. Keamanan di sekitar kota suci tersebut kini dilaporkan telah diperketat secara maksimal guna mengantisipasi lonjakan massa yang luar biasa.

Situasi di Teheran dan Mashhad saat ini dilaporkan berada dalam kondisi siaga tinggi menyusul ketegangan pasca-serangan militer yang mematikan tersebut. Pemerintah setempat terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan seluruh rangkaian upacara pemakaman berjalan dengan khidmat dan tetap aman. Berbagai persiapan teknis di lapangan terus dikebut oleh pihak berwenang agar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Pemakaman ini menandai berakhirnya sebuah era kepemimpinan di Iran yang penuh dengan dinamika politik regional yang sangat kompleks. Seluruh dunia kini menyoroti bagaimana langkah Iran selanjutnya setelah kehilangan figur sentralnya dalam insiden berdarah di ibu kota. Mashhad akan menjadi saksi bisu dari sejarah besar yang tertulis dalam lembaran baru perpolitikan di kawasan Timur Tengah.

Sumber: News.detik

https://news.detik.com/internasional/d-8382979/jenazah-ali-khamenei-bakal-dimakamkan-di-kota-suci-mashhad-ada-upacara-besar