JAKARTA, BisnisMarket.com— Kader Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Fauzan Fadel Muhammad, menilai bahwa Lebaran bukan sekadar fenomena sosial, tetapi juga menjadi ujian besar bagi sistem transportasi nasional sekaligus peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Fauzan mengungkapkan bahwa pergerakan masyarakat yang melibatkan lebih dari 100 juta orang saat mudik menggambarkan dinamika ekonomi yang terjadi dalam waktu singkat.
Namun, di sisi lain, hal ini juga membuka celah bagi tantangan serius terkait pengelolaan transportasi darat, laut, dan udara yang belum sepenuhnya terintegrasi.
“Lebaran bukan hanya soal pergerakan manusia, tetapi juga pergerakan ekonomi nasional. Ini adalah kesempatan besar yang seharusnya dimaksimalkan, bukan hanya dijadikan rutinitas tahunan,” ujar Fauzan pada Rabu (18/3/2026).
Ia menyebutkan bahwa pengelolaan transportasi saat ini masih bersifat reaktif. Kebijakan seperti contraflow, penambahan armada, hingga pengaturan lalu lintas baru diterapkan setelah terjadinya kepadatan yang parah.