GORONTALO, BisnisMarket.comGubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, memfasilitasi penyelesaian kredit bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Gorontalo menyusul pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank SulutGo (BSG) ke Bank Tabungan Negara (BTN) pada Sabtu (30/5/2026).

Langkah ini diambil untuk menjamin hak-hak keuangan ASN tetap terlindungi dan kewajiban kredit dapat diselesaikan sesuai ketentuan.

Polemik terkait pemotongan gaji ASN yang memiliki kewajiban kredit di BSG telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Gubernur Gusnar Ismail, selaku pemegang saham BSG, telah mengoordinasikan permasalahan ini kepada Gubernur Sulawesi Utara selaku pemegang saham pengendali. Permasalahan ini muncul karena berdampak pada kelancaran pembayaran kredit ASN pasca-perpindahan RKUD.

Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mengambil langkah strategis dan berkoordinasi intensif dengan pihak perbankan untuk merumuskan solusi penyelesaian kredit ASN. Koordinasi ini bertujuan memastikan proses pembayaran kredit berjalan melalui mekanisme yang sah dan tidak memberatkan para pegawai.

"Pemerintah Provinsi Gorontalo mengimbau ASN untuk tetap tenang dan bersikap kooperatif selama masa transisi perbankan berlangsung. ASN yang terdampak juga diharapkan mematuhi skema pembayaran yang telah disepakati oleh instansi terkait demi menjaga stabilitas keuangan daerah," ungkap Gusnar dikutip dari laman berita.gorontaloprov.go.id. 

Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan bahwa perpindahan mitra perbankan daerah tidak menghapus kewajiban kredit yang telah berjalan. Pemotongan gaji ASN yang memiliki pinjaman di BSG tetap akan dilakukan melalui sistem debit otomatis (debit bulk) agar cicilan kredit tetap terbayarkan.

Pembahasan mengenai penyelesaian kredit ASN ini turut melibatkan komunikasi antara Gubernur Gorontalo dan Gubernur Sulawesi Utara. Komunikasi antar kepala daerah tersebut diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang memberikan kepastian bagi ASN sekaligus menjaga hubungan kerja sama yang baik dengan BSG.