BISNISMARKET.COM - Status bergengsi sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) yang kini disandang oleh Geopark Merangin di Provinsi Jambi tengah menghadapi ancaman serius. Kawasan yang diakui dunia ini terindikasi mulai tercemar oleh aktivitas penambangan emas ilegal.

Kerusakan ekologis yang ditimbulkan oleh penambangan liar tersebut berpotensi mengancam kelestarian alam Geopark Merangin. Hal ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Gubernur Jambi, Al Haris, secara tegas menyampaikan betapa pentingnya upaya menjaga kelestarian Geopark Merangin. Kawasan ini memiliki nilai penting tidak hanya bagi masyarakat Jambi tetapi juga bagi dunia.

"Geopark Merangin bukan hanya kebanggaan Jambi, tetapi sudah menjadi warisan dunia yang diakui UNESCO," ujar beliau, menekankan signifikansi globalnya.

Sebagai bentuk komitmen untuk melindungi aset alam dan budaya ini, Gubernur Al Haris menyerukan penghentian segera terhadap segala bentuk aktivitas yang dapat merusak kawasan tersebut.

"Karena itu, tidak boleh ada aktivitas apa pun yang merusak kawasan ini. Tambang emas ilegal harus dihentikan," tegas Gubernur Al Haris pada Senin, 13 Juli 2026.

Pernyataan Gubernur Al Haris ini menggarisbawahi urgensi penanganan aktivitas tambang emas ilegal yang dapat memberikan dampak negatif jangka panjang.

Upaya penindakan dan pencegahan diharapkan dapat segera dilakukan untuk memastikan status UNESCO Global Geopark Merangin tetap terjaga.

Perlindungan kawasan ini menjadi prioritas agar keunikan geologis dan ekologisnya dapat dinikmati oleh generasi mendatang.