BISNIS MARKET - Nabi Musa AS adalah salah satu nabi ulul azmi yang memiliki peran besar dalam sejarah umat manusia. Beliau diutus untuk menghadapi Fir’aun yang sombong dan menindas Bani Israil. 

Selain kisah perjuangannya, Al-Qur’an dan hadis juga menggambarkan sosok fisik Nabi Musa yang istimewa.

Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menggambarkan Nabi Musa sebagai seorang lelaki yang tinggi besar. Bahkan disebutkan beliau memiliki postur tubuh yang tegap dan kuat, sehingga tampak menonjol dibanding orang pada umumnya.

Riwayat menyebutkan Nabi Musa memiliki kulit cokelat kemerahan. Dalam hadis disebutkan:

“Aku melihat Musa, ia seorang lelaki berkulit cokelat (asy-syam), tinggi, seolah-olah dari suku Az-Zuth.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hal ini menunjukkan beliau memiliki ciri fisik khas bangsa Timur Tengah pada masanya.

Nabi Musa disebut memiliki rambut ikal. Rambut ikal ini menambah kesan gagah pada dirinya, sesuai dengan sifatnya yang pemberani dan tegas dalam berdakwah.

Selain tinggi dan gagah, Nabi Musa juga dikenal dengan kekuatan fisik yang luar biasa. Dalam Al-Qur’an (QS. Al-Qashash: 15), diceritakan bahwa ketika beliau menolong salah satu kaumnya yang bertengkar dengan orang Mesir, Nabi Musa memukul orang tersebut hingga meninggal dunia dengan sekali pukulan. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya fisik beliau.

Selain fisik yang gagah, Nabi Musa juga dikaruniai wibawa dan ketegasan. Beliau mampu memimpin Bani Israil, menghadapi Fir’aun yang zalim, hingga menerima wahyu langsung dari Allah di Bukit Thur.